Pulau Obi, Nalarsatu.com – Kehadiran PT Poleko Yubarson di Desa Buton mendapat dukungan kuat dari masyarakat, khususnya kalangan petani yang merasakan langsung dampak positif dari aktivitas perusahaan tersebut.
Salah satu warga, Armin Sudirman, menilai perusahaan menunjukkan pendekatan yang humanis dalam proses pengelolaan lahan. Menurutnya, PT Poleko Yubarson tidak serta-merta melakukan penggusuran, melainkan mengedepankan komunikasi dengan pemilik lahan.
“Perusahaan datang terlebih dahulu menemui pemilik lahan. Setelah ada kesepakatan, barulah dilakukan pembebasan. Itu yang membuat kami mendukung,” ujarnya Minggu (12/4)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Armin juga berharap pembangunan jalan tani dapat segera direalisasikan, mengingat akses tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pertanian masyarakat Desa Buton.
Hal senada disampaikan Imam Masjid An-Nur Desa Buton, Supardi Lajiba. Ia mengungkapkan bahwa pihak desa telah mengajukan proposal bantuan untuk perbaikan plafon masjid tua.
“Kami berharap proposal bantuan kayu untuk plafon masjid dapat direspons dengan baik oleh pihak perusahaan,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Manager PT Poleko Yubarson, Eko Hery, memastikan komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan jalan tani akan kami realisasikan karena sangat penting bagi akses masyarakat. Untuk bantuan kayu plafon masjid, kami juga siap membantu dan kemungkinan akan disalurkan pada bulan depan,” jelasnya Minggu (12/4)
Sementara itu, Kepala Desa Buton, Amir La Siti, menyampaikan apresiasi atas respon cepat perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Poleko Yubarson yang telah merespons cepat permintaan warga. Pembangunan jalan tani direncanakan di dua titik, dan untuk rehabilitasi Masjid An-Nur, pihak perusahaan akan membantu pada bagian plafon,” ungkapnya. (Azwar Abubakar)











