DPRD Halsel Siap Tindaklanjuti PHK Sardi Alham Cs Jika Ada Laporan Resmi

- Penulis Berita

Sabtu, 3 Mei 2025 - 16:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.com – Ketua DPRD Halmahera Selatan, Hj. Salma Samad, menyatakan bahwa lembaga legislatif belum dapat mengambil langkah terkait persoalan ketenagakerjaan di daerah, lantaran belum menerima laporan resmi dari masyarakat maupun pihak terkait.

“Kan kita belum tahu masalahnya secara jelas, dan sampai saat ini belum ada laporan atau penyampaian secara resmi ke DPRD,” kata Salma saat di wawcarai Nalarsatu.com Via WhatsApp, Sabtu (3/5/2025).

Ia menegaskan bahwa DPRD bekerja berdasarkan masukan, baik berupa laporan tertulis, lisan, maupun hasil dari kegiatan dengar pendapat atau hearing yang kemudian diteruskan secara resmi kepada lembaga dewan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan laporan tersebut, barulah kami di DPRD akan berupaya mencari informasi faktual di lapangan. Kami akan memanggil dinas teknis terkait, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja, untuk meminta penjelasan awal,” tuturnya.

Salma menambahkan, setelah memperoleh informasi dari instansi teknis, DPRD akan memanggil pihak perusahaan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selanjutnya, dewan akan mempertemukan perusahaan dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mencari solusi bersama.

“Dari situ, barulah DPRD akan menentukan sikap dan langkah penyelesaian atas persoalan yang terjadi, sesuai dengan kewenangan yang kami miliki,” pungkasnya.

Menanggapi kabar pemutusan hubungan kerja oleh PT. Wanatiara Persada terhadap tiga buruh, Sardi Alham, La Endang La Hara dan Eko Sugianto Sanangka, yang diduga terjadi usai aksi May Day tahun lalu, Salma menyatakan bahwa perusahaan semestinya tidak bertindak sepihak dan wajib memenuhi hak-hak pekerja sesuai ketentuan undang-undang.

“Kalau memang ada PHK, maka perusahaan berkewajiban memberikan pesangon dan hak-hak lainnya. Ini bukan hanya soal prosedur hukum, tetapi juga etika perlindungan tenaga kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, aksi buruh merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat yang dijamin konstitusi, sehingga tidak boleh dijadikan dasar untuk menekan atau menghentikan hubungan kerja secara sepihak.

“Kami akan serius menyikapi jika ada laporan resmi masuk, apalagi menyangkut hak dasar para buruh. Dewan tidak akan tutup mata,” tegas Salma.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel
BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:46 WIT

Paradoks Program IMS-ADIL Antara Pendidikan Gratis vs Umroh Gratis

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:36 WIT

Dari Cangkul ke Ekskavator: Krisis Identitas dan Ekologi di Balik Ekspansi Tambang di Maluku Utara

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:08 WIT

Geothermal dalam Masyarakat Risiko: Kritik Political Ecology atas Ilusi Energi Hijau

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:27 WIT

“Taba”: Etos Ketabahan Orang Makian

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:53 WIT

Pendidikan di Era Modern: Menyelaraskan Inovasi Teknologi dengan Nilai Kemanusiaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:37 WIT

Agar Tak Bingung Saat Di Tanya, Mahasiswa Paham Arah Kampusnya

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:03 WIT

Kampus Tumbuh Dari Dialog, Bukan Dari Ketakutan.

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:53 WIT

Satu Napas Perubahan : Manifesto Satu Tahun Forum Insan Cendikia

Berita Terbaru