Halmahera Selatan Targetkan Predikat Pratama dalam Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2025

- Penulis Berita

Minggu, 29 Juni 2025 - 04:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bacan, Nalarsatu.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus mendorong pemenuhan hak-hak anak lewat program evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA). Evaluasi tahunan ini digelar Rabu, 25 Juni 2025, oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) RI, bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halmahera Selatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Safiun Radjulan, yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas KLA, mewakili Bupati Bassam Kasuba. Evaluasi berlangsung secara hybrid luring dan daring dengan pembagian lima klaster penilaian di berbagai lokasi strategis, termasuk ruang rapat bupati, SD Insan Kamil, Puskesmas Gandasuli, dan Forum Anak Kabupaten.

Kepala DP3AKB Halmahera Selatan, Karima Nasaruddin, menyebut evaluasi ini penting sebagai tolak ukur komitmen daerah terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak. Ia menjelaskan, kelima klaster penilaian mencakup hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan serta budaya; dan perlindungan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya menyajikan dokumen pendukung yang kuat dan kredibel agar capaian indikator di masing-masing OPD bisa terdokumentasi dengan baik dan sesuai dengan standar KLA,” ujar Karima dalam keterangannya pada Rabu (25/6).

Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan status Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama pada tahun 2025, sebuah lompatan strategis dari status sebelumnya yang belum terklasifikasi. Target ini dinilai realistis mengingat adanya peningkatan koordinasi lintas sektor dan pemantapan program prioritas seperti penguatan forum anak, layanan PPA, dan integrasi isu anak dalam perencanaan pembangunan daerah.

Sementara itu, Sekda Safiun dalam pemaparannya menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor yang konsisten untuk menjamin tumbuh kembang anak di Halmahera Selatan.

“Kami menempatkan perlindungan anak sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah. Target Pratama 2025 ini adalah langkah menuju visi Halsel Layak Anak 2030 dan Halsel Zero Stunting,”ujar Safiun Rabu (25/6).

Evaluasi KLA kali ini turut dihadiri oleh Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan KemenPPA RI, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara, serta perwakilan Dinas PPA provinsi dan para pimpinan OPD anggota Gugus Tugas KLA Halsel. Keikutsertaan lintas lembaga ini memperlihatkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan ramah anak di wilayah paling selatan Maluku Utara itu.

Menutup evaluasi, Sekda Safiun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat aktif, terutama kepada DP3AKB sebagai leading sector. “Evaluasi ini berjalan lancar. Kami siap berbenah, menyempurnakan indikator yang belum maksimal, dan menjaga kesinambungan gerakan layak anak di Halsel,” ungkapnya

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Senin, 30 Maret 2026 - 01:39 WIT

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIT

Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:47 WIT

BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan

Berita Terbaru