Buku Rekening Dibuang ke Lantai, Pelayanan Bank BPD Diduga Bobrok

- Penulis Berita

Senin, 22 Desember 2025 - 15:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANK BPD Maluku Malut Cabang Halmahera Selatan (Foto/Wawan)

BANK BPD Maluku Malut Cabang Halmahera Selatan (Foto/Wawan)

Bacan,Nalarsatu.com – Dugaan praktik pelayanan buruk di Bank BPD Cabang Halmahera Selatan mencuat ke publik. Sejumlah masyarakat dan kelompok tani mengaku diperlakukan secara tidak manusiawi oleh oknum pegawai bank yang dinilai tidak bermoral, arogan, serta diskriminatif dalam proses pencairan dana.

Menurut keterangan warga, oknum pegawai Bank BPD diduga membuang buku rekening kelompok tani ke lantai dan melontarkan kata-kata kasar saat masyarakat meminta pelayanan. Tindakan tersebut dinilai mencederai etika pelayanan publik dan merendahkan martabat masyarakat kecil.

“Ini bukan sekadar pelayanan buruk, tapi sudah masuk pada tindakan tidak bermoral. Buku rekening kami dibuang, kami dimaki. Kami diperlakukan seperti tidak punya hak,” ungkap perwakilan kelompok tani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, masyarakat juga mengeluhkan lambannya pelayanan yang terkesan disengaja. Mereka mengaku dipaksa menunggu sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 18.00 sore tanpa kejelasan pencairan, sementara nasabah lain justru dapat mencairkan dana dengan cepat.
Lebih serius lagi, masyarakat menduga adanya praktik diskriminasi dan pilih kasih. Pencairan dana disebut hanya lancar bagi pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan pegawai bank atau memiliki posisi setara dengan kepala desa. Sementara kelompok tani dan masyarakat biasa justru dipersulit tanpa alasan yang transparan.

“Kami menduga kuat ada permainan. Yang dekat dengan pegawai bisa cair, masyarakat kecil dipinggirkan,” tegas salah satu warga.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terhadap integritas dan profesionalisme Bank BPD sebagai lembaga keuangan daerah. Masyarakat menilai perilaku oknum pegawai tersebut telah mencoreng nama baik institusi dan berpotensi merugikan petani serta perekonomian desa.

Atas kejadian ini, masyarakat mendesak pimpinan Bank BPD dan instansi terkait untuk segera melakukan audit internal, memeriksa dugaan pelanggaran etika, serta menindak tegas oknum pegawai yang diduga tidak bermoral. Jika tidak ada tindak lanjut, masyarakat menyatakan siap membawa persoalan ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ombudsman RI.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank BPD Cabang Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru