Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

- Penulis Berita

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LABUHA, Nalarsatu.com – Seorang warga Halmahera Selatan, Ferdi Latumenten, diduga menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan tiga oknum anggota kepolisian.

Berdasarkan keterangan keluarga, Ferdi dijemput dalam kondisi sehat. Namun saat kembali, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya bibir pecah, wajah bengkak, memar di beberapa bagian tubuh, serta nyeri di sekujur badan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga korban menduga tindakan kekerasan tersebut terjadi saat Ferdi berada di dalam sebuah kendaraan bersama tiga oknum polisi tersebut. Atas kejadian itu, keluarga berencana melaporkan kasus ini ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Halmahera Selatan serta menempuh jalur hukum pidana.

Praktisi hukum Sarwin Hi Hakim, S.H., menegaskan bahwa apabila dugaan tersebut terbukti, maka seluruh pihak yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Polri memiliki tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Jika ada anggota yang terbukti melakukan kekerasan terhadap warga, maka harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu,” ujar Sarwin.

Menurutnya, penanganan kasus secara profesional dan transparan penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat Halmahera Selatan yang berharap penyelidikan dilakukan secara objektif dan terbuka. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Editor : Bisma

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru