Dari Ruang Kelas ke Medan Pengabdian, Abdul Murad Bangun PII Gane Timur dari Nol

- Penulis Berita

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Leadership Basic Training (LBT) Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) di Gane Timur yang turut dihadiri mantan Pengurus Wilayah, Sadam Hardi. (Foto: PII)

Leadership Basic Training (LBT) Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) di Gane Timur yang turut dihadiri mantan Pengurus Wilayah, Sadam Hardi. (Foto: PII)

Halsel,Nalarsatu.com – Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan dan jauhnya akses pembinaan pelajar, semangat Pelajar Islam Indonesia (PII) tetap menyala di Daratan Gane, Kabupaten Halmahera Selatan. Salah satu penggerak utamanya adalah Abdul Murad, alumni PII Komisariat SMA Negeri 2 Ternate, yang memilih kembali ke kampung halamannya di Gane Timur untuk mengabdi sebagai guru sekaligus membangun basis kaderisasi PII.

Keputusan Abdul Murad kembali ke Gane Timur bukan sekadar pilihan profesi, melainkan wujud komitmen pengabdian. Ia membawa nilai dan semangat PII yang membentuk dirinya di Ternate untuk ditanamkan di wilayah yang selama ini minim sentuhan pembinaan organisasi pelajar berbasis keislaman.

“PII Gane Timur memandang masa depan sebagai ladang pengabdian yang harus ditapaki dengan ilmu, iman, dan akhlak,” ujar Abdul Murad Jumat (16/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejarah PII Gane Timur bermula pada 27 Desember 2021, ditandai dengan pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LBT) perdana. Sebanyak 18 pelajar mengikuti kaderisasi awal tersebut, yang didampingi langsung oleh jajaran Pengurus Wilayah PII Maluku Utara, termasuk Sadam Hardi, mantan Ketua Umum PW PII Malut, bersama KB PII Abdul Murad.

Dari titik awal itu, PII Gane Timur terus bertumbuh. Hingga kini, jumlah kader telah mencapai 38 orang, mencerminkan kuatnya daya hidup gerakan pelajar Islam di wilayah yang secara geografis cukup terpencil di Halmahera Selatan.

Semangat kaderisasi tidak berhenti di tingkat lokal. Terbaru, Abdul Murad kembali mengantar tujuh kader PII Gane Timur untuk mengikuti LBT tingkat wilayah di Ternate yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah PII Maluku Utara. Langkah ini menunjukkan bahwa PII Gane Timur tidak berjalan sendiri, tetapi terhubung aktif dengan dinamika gerakan PII di tingkat provinsi.

“Harapan kami, pelajar PII Gane Timur bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Mereka harus berani bermimpi, berani berjuang, dan siap mengabdi,” tambah Abdul Murad.

Perjalanan PII di Gane Timur tidak lepas dari kontribusi para kader dan alumni yang telah lebih dahulu menanamkan nilai perjuangan. Di antaranya adalah Julham, Boeng Istho (almarhum), Hidayat Halil (Ketwil), Khusnul, Faradila Jaguna, Badrun Hardi, serta Yusri (almarhum).

Nama-nama tersebut menjadi bagian dari sejarah PII di Gane Timur dan menegaskan bahwa gerakan kaderisasi yang tumbuh hari ini berakar pada kerja-kerja panjang para pendahulu.

Di tengah keterbatasan wilayah dan tantangan zaman, PII Gane Timur memposisikan diri bukan sekadar sebagai organisasi pelajar, tetapi sebagai ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan. Pendidikan, bagi PII, bukan hanya jalan menuju masa depan pribadi, tetapi juga instrumen membangun umat dan daerah agar lebih maju dan bermartabat.

Dari ruang-ruang kelas di Gane Timur hingga forum-forum LBT di Ternate, PII terus menyiapkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengambil peran dalam sejarah Halmahera Selatan. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru