Bupati Bassam Tegur ASN Halsel: Program Pembinaan Jalan, Jamaah Dzuhur Minim

- Penulis Berita

Senin, 26 Januari 2026 - 09:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memimpin apel mingguan di Lapangan Upacara Kantor Bupati, didampingi Asisten I, II, dan III, yang diikuti seluruh pimpinan OPD, ASN, serta PPPK di lingkungan Pemerintah (Foto/Ardian)

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memimpin apel mingguan di Lapangan Upacara Kantor Bupati, didampingi Asisten I, II, dan III, yang diikuti seluruh pimpinan OPD, ASN, serta PPPK di lingkungan Pemerintah (Foto/Ardian)

Labuha, Nalarsatu.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menggelar apel mingguan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (26/1/2026). Apel tersebut menjadi sarana evaluasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Apel mingguan dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi para Asisten I, II, dan III. Kegiatan ini diikuti seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ASN, serta PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam arahannya, Bupati Bassam secara khusus menyoroti rendahnya tingkat kehadiran ASN dan PPPK dalam pelaksanaan Program Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai (PABN), terutama saat kegiatan tausiah yang disampaikan pimpinan OPD di masjid setelah salat Dzuhur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program PABN sudah berjalan. Tapi setiap kali pimpinan OPD memberikan tausiah setelah Ba’dah Dzuhur, yang hadir hanya kepala OPD. ASN dan PPPK lainnya tidak terlihat,” ujar Bassam dengan nada tegas Senin (26/1).

Meski demikian, Bassam mengakui bahwa kelalaian merupakan bagian dari sifat manusia. Namun ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar setiap program yang telah dirancang pemerintah daerah tidak berhenti sebatas formalitas.

“Saya paham kelalaian itu manusiawi. Tapi karena itu pula perlu diingatkan, supaya setiap program yang telah ditetapkan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” tegasnya.

Bassam menekankan bahwa Program PABN bukan sekadar instruksi pimpinan daerah atau kepentingan pencitraan pemerintah, melainkan upaya membangun integritas dan spiritualitas aparatur sipil secara menyeluruh.

“Ini bukan perintah bupati, bukan untuk nama baik bupati. Program ini untuk kepentingan kita bersama, agar sebagai umat beragama kita lebih dekat dengan Sang Pencipta, dan setiap aktivitas kita diberkahi,” ungkapnya.

Selain aspek spiritual, Bupati Bassam juga mengingatkan peran ASN dan PPPK sebagai pelayan publik sekaligus teladan di tengah masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kepedulian sosial, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah di kantor maupun di ruang publik.

“ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan.

Kepedulian terhadap kebersihan adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat Halmahera Selatan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Bassam menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh ASN dan PPPK memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengurus berbagai keperluan administrasi di setiap instansi.

“Pelayanan yang baik adalah wajah pemerintah. Masyarakat harus dilayani dengan tulus, cepat, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru