Warga Protes Proyek Jalan Tomori: Sebut Pemda Halsel Lida Kurang Bagus

- Penulis Berita

Senin, 29 September 2025 - 05:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tomy Nikolas Palang Jalan Tomori Perumahan Tamansari (Foto/Nalarsatu.com)

Tomy Nikolas Palang Jalan Tomori Perumahan Tamansari (Foto/Nalarsatu.com)

HALSEL, Nalarsatu.com – Proyek pembangunan jalan di RT 01/RW 03 Kelurahan Tomori, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali menuai sorotan. Pasalnya, pengerjaan jalan sepanjang 244 meter dengan lebar 6 meter tersebut diduga dilakukan tanpa adanya kompensasi ganti rugi kepada pemilik lahan.

Tomi Nikolas, warga setempat sekaligus pemilik lahan, mengungkapkan kekecewaannya atas proses pembangunan jalan yang dilakukan sekitar bulan Juli lalu. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya dirinya telah meminta penjelasan kepada Kabid Bina Marga Dinas PUPR Halsel, Ade. Namun, setelah itu ia justru dipanggil oleh mantan Kepala Desa Ola Bahim untuk melakukan kesepakatan.

“Dalam kesepakatan itu ganti rugi belum dibicarakan alias pending. Tapi ketika saya kembali dari Jakarta, tiba-tiba jalan sudah dibangun begitu saja. Anehnya, tidak ada ganti rugi ataupun kompensasi sama sekali,” tegas Tomi, Senin (29/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut ia menjelaskan, akibat dari pembangunan tersebut, aktivitas kendaraan di area tersebut menjadi terganggu karena tidak bisa melintas dengan leluasa.

“Saya sudah sampaikan jelas, saya minta tanggung jawab penuh dari Pemda Halsel, khususnya Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba. Saya tidak percaya lagi dengan Dinas terkait karena mereka sudah melangkahi hak saya sebagai pemilik lahan,” tambahnya dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Halsel maupun Pemda Halsel belum memberikan keterangan resmi terkait polemik ganti rugi lahan pada proyek pembangunan jalan Tomori tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa
Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:41 WIT

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIT

Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Berita Terbaru