Aksi Batal, Mediasi Tuntas: Permintaan Keluarga Alwani Terjawab dan Langsung Direalisasikan

- Penulis Berita

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Obi, Nalarsatu.com – Rencana aksi besar-besaran warga Desa Soligi yang sebelumnya akan bergabung dengan massa dari Kawasi sekitar 1.000 orang, resmi dibatalkan setelah proses komunikasi dan mediasi antara pihak keamanan dan manajemen Harita Group membuahkan hasil konkret.

Massa sebelumnya dijadwalkan berkumpul di Kantor Desa Soligi, kemudian bergerak ke Jeti Soligi dan Kantor CSR Harita. Aksi tersebut juga direncanakan berlanjut dengan pemasangan palang jalan di Sungai Koli, sebelum akhirnya menuju Kantor CSR Harita Group di Kawasi sekitar pukul 15.00 WIT untuk mendesak penyelesaian lahan milik Alwani.

Namun, melalui komunikasi intensif yang difasilitasi aparat TNI-Polri, pertemuan resmi digelar di Kantor CSR Harita Group. Dari pertemuan tersebut, permintaan keluarga Alwani atas lahan seluas kurang lebih setengah hektare dinyatakan terjawab dan langsung disepakati untuk dibayarkan sesuai dengan tuntutan yang diajukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum keluarga Alwani, Sutriono Mohamadi, S.H., M.H, menyampaikan apresiasi atas itikad baik seluruh pihak sehingga persoalan yang telah berlangsung lebih dari satu bulan itu akhirnya dapat diselesaikan melalui jalur dialog.

Menurut Sutriono, proses penyelesaian ini bukanlah hal yang instan. Ia menegaskan bahwa perjuangan yang ditempuh keluarga Alwani merupakan bentuk ikhtiar mempertahankan hak atas lahan yang selama ini diperjuangkan secara terbuka dan konstitusional.

“Perjuangan ini cukup panjang dan melelahkan. Lebih dari satu bulan keluarga bertahan, bahkan sampai tidur di hutan dan melakukan pemalangan jalan sebagai bentuk protes. Itu bukan tanpa alasan, tetapi sebagai upaya terakhir agar hak klien kami didengar. Alhamdulillah, Puji Tuhan, hari ini permintaan klien kami dijawab dan langsung direalisasikan. Ini tentu menjadi kelegaan besar bagi keluarga,” tegas Sutriono, Sabtu (21/2).

Ia menambahkan, tercapainya kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa lahan dapat dilakukan secara bermartabat melalui komunikasi yang intens dan terbuka.

Sutriono juga menyampaikan penghargaan kepada manajemen Harita yang dinilai responsif dalam pertemuan mediasi, serta kepada aparat TNI-Polri yang berperan aktif membangun komunikasi secara persuasif sehingga rencana aksi besar dapat dibatalkan dan diganti dengan forum dialog yang menghasilkan keputusan konkret.

“Ini menjadi contoh bahwa ketika semua pihak duduk bersama dan mengedepankan komunikasi, persoalan yang cukup lama pun bisa diselesaikan dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu, Alwani mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang dicapai setelah melalui proses panjang.

“Perjuangan torang cukup panjang. Atas dukungan anak-anak dan keluarga, serta pemberitaan dari media, akhirnya Harita bisa menjawab tong pe permintaan. Ini bukan hanya soal lahan, tapi soal hak yang harus diperjuangkan,” ungkap Alwani Sabtu (21/2).

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, situasi di Soligi dan Kawasi kembali kondusif. Keluarga berharap komitmen yang telah disepakati dapat dijalankan secara konsisten dan menjadi contoh penyelesaian sengketa lahan melalui dialog dan komunikasi terbuka. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru