Nama Boki Fatima Kembali Diangkat, PWI Halmahera Selatan Usul Jadi Pahlawan Nasional

- Penulis Berita

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Halmahera Selatan periode 2025–2027 resmi dilantik, Jumat (6/3/2026). Kepengurusan yang dipimpin Ketua Samsudin Chalil dan Sekretaris Sadam Hadi itu dilantik langsung oleh Ketua PWI Provinsi Maluku Utara Asri Fabanyo di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), LSM, pihak swasta dan perusahaan, serta sejumlah organisasi wartawan dan stakeholder di Halmahera Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Halmahera Selatan Samsudin Chalil menyoroti maraknya praktik pers abal-abal atau wartawan “bodrek” yang dinilai merusak integritas profesi jurnalistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, oknum-oknum tersebut kerap menyalahgunakan profesi wartawan untuk melakukan pemerasan, menyebarkan informasi tidak terverifikasi (hoaks), hingga melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Ia mengimbau kepada seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, agar tidak melayani praktik wartawan gadungan dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

“Jika ada oknum yang mengatasnamakan wartawan untuk melakukan pemerasan atau tindakan melanggar hukum, jangan dilayani. Laporkan saja kepada pihak berwenang sesuai dengan imbauan Dewan Pers,” tegas Samsudin.

Ia menekankan bahwa insan pers sejati harus menjaga profesionalitas dan integritas dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Pers yang profesional hadir untuk memberikan informasi yang benar kepada publik, bukan memproduksi berita sensasional yang menyesatkan,” tambahnya.

Selain menyoroti profesionalisme pers, Samsudin juga mengangkat kembali nama Princes Van Kasiruta atau Boki Fatima, tokoh pers asal Halmahera Selatan yang disebut memiliki kontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, peran Boki Fatima hingga kini belum mendapat pengakuan yang layak dari negara maupun pemerintah daerah.

“Berdasarkan diskusi yang kami lakukan menjelang pelantikan, Boki Fatima merupakan salah satu tokoh pers yang turut berjuang pada masa kemerdekaan. Namun hingga saat ini belum ada simbol atau penghormatan yang memadai,” ujarnya.

Untuk itu, PWI Halmahera Selatan mengajukan dua usulan kepada Pemerintah Daerah.

Pertama, pembangunan Gedung Information Center Boki Fatima yang nantinya dapat menjadi pusat aktivitas jurnalis, budayawan, serta organisasi yang bergerak di bidang budaya dan adat di Halmahera Selatan.

Kedua, mendorong koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, tokoh sejarah, pihak kesultanan, insan pers, dan berbagai stakeholder guna mengkaji serta mengusulkan Boki Fatima sebagai Pahlawan Nasional.

Di akhir sambutannya, Samsudin menegaskan komitmen PWI Halmahera Selatan untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal jalannya pembangunan.

Ia menyatakan bahwa pers akan tetap menjalankan fungsi kontrol secara profesional dengan memberitakan capaian positif pemerintah, sekaligus memberikan kritik konstruktif apabila terdapat kebijakan atau program yang tidak berjalan sesuai regulasi.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Pers akan tetap memberitakan hal-hal positif, namun juga tidak segan memberikan kritik yang konstruktif demi kepentingan masyarakat,” tandasnya.

PWI Halmahera Selatan juga menyatakan dukungan terhadap program Agromaritim (Agromatim) yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan sebagai upaya mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kami berharap program Agromatim dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Halmahera Selatan,” pungkasnya. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel
BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan
Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Senin, 30 Maret 2026 - 01:39 WIT

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:47 WIT

BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:56 WIT

Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:02 WIT

KB PII Halsel Gandeng FIC, Warkop, dan OSIS Se-Bacan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Opini

Post-Truth dan Matinya Nalar Kritis Publik

Kamis, 26 Mar 2026 - 04:27 WIT