DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Halsel Akan Gelar Aksi, Desak Transparansi Kasus DBH Desa Kawasi

- Penulis Berita

Jumat, 10 April 2026 - 05:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Nalarsatu.com — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis Halmahera Selatan berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Polda Maluku Utara. Aksi ini merupakan respons atas penanganan dugaan kasus Dana Bagi Hasil (DBH) di Desa Kawasi yang saat ini tengah diproses oleh aparat kepolisian.

Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Halmahera Selatan, Bung Harmain Rusli, menegaskan bahwa pihaknya mendesak agar proses penanganan kasus tersebut dilakukan secara transparan dan akuntabel kepada publik. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian fundamental dari penegakan hukum yang adil.

“Kami menuntut agar seluruh tahapan proses hukum dalam dugaan kasus DBH Desa Kawasi dibuka secara terang kepada publik. Masyarakat berhak mengetahui perkembangan perkara ini, mulai dari tahap penyelidikan hingga proses selanjutnya,” tegas Bung Harmain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa transparansi diperlukan untuk memastikan tidak adanya kepentingan tertentu yang memengaruhi jalannya proses hukum, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Lebih lanjut, tuntutan tersebut merujuk pada prinsip-prinsip hukum yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses hukum. Selain itu, prinsip persidangan terbuka untuk umum menjadi landasan bahwa proses hukum harus dapat diakses dan diawasi oleh masyarakat.

“Kami berharap Polda Maluku Utara dapat merespons tuntutan ini secara serius dengan memberikan informasi yang jelas dan terbuka kepada publik. Jangan sampai kasus ini menimbulkan spekulasi liar akibat minimnya keterbukaan,” lanjutnya.

Aksi ini, menurutnya, merupakan bentuk kontrol sosial sekaligus komitmen Gerakan Pemuda Marhaenis dalam mengawal penegakan hukum yang berkeadilan di Maluku Utara.

“Hukum harus ditegakkan secara terang benderang, tanpa intervensi dan tanpa kepentingan tersembunyi, demi keadilan bagi seluruh masyarakat,” tutup Bung Harmain. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

‎Mahasiswa Saketa Peringatkan Bupati dan DPRD Dapil Gane Halsel: Situasi Desa Kian Memanas, Potensi Konflik Terbuka
Korporasi di Balik Dugaan Pelanggaran HAM Kawasi–Soligi, Bupati dan Wakil Bupati Di Mana?
Krisis Pemerintahan Desa Saketa, Warga Dorong Hak Angket untuk Bupati Halsel
Penundaan Rapat Sengketa Lahan 6,5 Hektare, Sekda Pastikan Kajian Berjalan
DPRD Tegaskan Kepemilikan Lahan Tak Bisa Hanya Berdasar Sertifikat
RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa
Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 05:52 WIT

‎Mahasiswa Saketa Peringatkan Bupati dan DPRD Dapil Gane Halsel: Situasi Desa Kian Memanas, Potensi Konflik Terbuka

Jumat, 10 April 2026 - 05:49 WIT

DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Halsel Akan Gelar Aksi, Desak Transparansi Kasus DBH Desa Kawasi

Rabu, 8 April 2026 - 14:58 WIT

Korporasi di Balik Dugaan Pelanggaran HAM Kawasi–Soligi, Bupati dan Wakil Bupati Di Mana?

Selasa, 7 April 2026 - 01:26 WIT

Penundaan Rapat Sengketa Lahan 6,5 Hektare, Sekda Pastikan Kajian Berjalan

Selasa, 7 April 2026 - 00:10 WIT

DPRD Tegaskan Kepemilikan Lahan Tak Bisa Hanya Berdasar Sertifikat

Sabtu, 4 April 2026 - 08:41 WIT

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Berita Terbaru