Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

- Penulis Berita

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Nalarsatu.com – Menyikapi situasi di Halmahera Tengah pasca bentrokan antar dua desa di Kecamatan Patani, Rampai Nusantara (RN) Maluku Utara mendesak Polda Maluku Utara dan Kodam Pattimura untuk segera mendirikan pos keamanan di wilayah Halmahera Tengah, Halmahera Timur, serta sejumlah daerah lain yang dinilai memiliki potensi konflik.

Ketua RN Malut, Nurcholish Rustam, menyampaikan bahwa Halmahera Tengah merupakan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga aspek pengamanan tidak hanya difokuskan pada area internal proyek, tetapi juga perlu diperluas hingga wilayah eksternal, khususnya kecamatan-kecamatan yang berbatasan langsung.

Menurutnya, kehadiran pos keamanan dengan penempatan personel baik dari kepolisian maupun TNI, seperti di tingkat Polsek dan Koramil, menjadi langkah penting untuk mencegah konflik sosial yang kerap terjadi dan berulang di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, RN Malut juga mendesak Polda Maluku Utara untuk mengusut tuntas dalang di balik kasus pembunuhan salah satu warga Patani. Mereka menilai, penyelesaian yang tidak tuntas terhadap kasus-kasus sebelumnya berpotensi memicu konflik baru di masa mendatang.

“Kami khawatir jika persoalan ini tidak diselesaikan secara menyeluruh, maka akan menjadi bom waktu yang sewaktu-waktu bisa kembali memicu bentrokan,” ujar Nurcholish.

RN Malut juga meminta evaluasi terhadap kinerja aparat penegak hukum di tingkat daerah. Jika Kapolres dinilai tidak mampu menangani kasus tersebut secara profesional dan tuntas, maka mereka meminta agar dilakukan pencopotan.

Lebih lanjut, Rampai Nusantara mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi masyarakat (Ormas), LSM, OKP, hingga pemerintah daerah Halmahera Tengah untuk bersama-sama menggelar silaturahmi dan dialog terbuka. Langkah ini dinilai penting guna merajut kembali persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di Bumi Fagogoru. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru