Bali,Nalarsatu.com – Pengusaha muda asal Gianyar, Bali, Made Hiroki, menghadirkan inovasi mesin pemusnah sampah tanpa asap sebagai solusi atas persoalan pengelolaan sampah yang kian mendesak di Pulau Dewata.
Mesin tersebut dirancang menggunakan sistem pembakaran tertutup dengan pengaturan aliran udara yang optimal, sehingga mampu memusnahkan sampah tanpa menghasilkan asap. Teknologi ini diharapkan menjadi alternatif ramah lingkungan dalam mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks di Bali.
Saat ditemui awak media pada Senin (13/04/2026), Made Hiroki menjelaskan bahwa inovasi ini berfokus pada efisiensi dan keberlanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan menghadirkan mesin pemusnah sampah tanpa asap yang mampu memberikan solusi pengelolaan sampah secara efektif. Tujuannya jelas, sampah habis tanpa mencemari udara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi darurat sampah di Bali saat ini dipicu oleh rencana penutupan TPA Suwung yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Bali. Situasi tersebut bahkan telah menjadi perhatian nasional.
“Permasalahan sampah di Bali sudah berada pada tahap siaga. Ini juga menjadi perhatian pemerintah pusat,” jelasnya.
Melalui bendera usahanya, Aksara Cristy Legal, Made Hiroki menawarkan teknologi pengolahan sampah asal Jepang yang dikenal memiliki efisiensi tinggi, ramah lingkungan, serta mendukung konsep ekonomi sirkular.
Berdasarkan data, volume sampah di Bali mencapai sekitar 4.281 ton per hari, dengan sekitar 50 persen berasal dari wilayah Sarbagita, meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.
Sebagai langkah awal, pihaknya akan menggelar pemaparan teknologi tersebut dengan mengundang para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha yang tergabung dalam PHRI, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 17 April 2026, di Pamela Restaurant, Bali, dan akan turut dimeriahkan oleh sejumlah artis serta selebgram lokal.
Made Hiroki juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPD RI Dapil Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa (AWK), atas sambutan dan dukungannya terhadap upaya mencari solusi atas persoalan sampah di Bali.
Ia berharap sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan bagi penanganan sampah di Bali. (red)











