Banjir Kembali Rendam Desa Jojame, Warga Cemas: “Kami Takut Terjadi Sesuatu”

- Penulis Berita

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOK. Warganet

DOK. Warganet

LABUHA, nalarsatu.com– Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam (22/3) menyebabkan Desa Jojame, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali terendam banjir. Sejumlah rumah warga tergenang air dengan ketinggian mencapai hampir satu meter.

Gain Sadik, salah satu warga yang terdampak, mengungkapkan banjir mulai melanda sekitar pukul 01.00 WIT setelah hujan deras turun sejak selesai salat Tarawih.

“Hujannya deras dan lama, sehingga tiba-tiba air naik. Rumah saya dan rumah warga lainnya terendam,” ujar Gain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, hujan masih turun dan air belum surut, membuat warga semakin khawatir. Darto Karim, warga lainnya, memilih mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman.

“Torang sekarang sudah mengungsi ke sepupu karena air tidak surut. Torang hanya bisa berdoa agar hujan segera berhenti,” kata Darto.

Sementara itu, warga bernama Ito pasrah melihat rumahnya yang masih terendam banjir. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah daerah.

“Kedalaman banjir hampir satu meter. Semua isi rumah terendam. Semoga ada bantuan dari Pemda Halsel,” tutur Ito. (WK)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi
Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com
Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?
Puluhan Tahun Belum Nikmati PLN, Warga Sawat Curhat ke Muksin Amrin Saat Reses
Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara
Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi
Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:22 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:48 WIT

Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:19 WIT

Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:32 WIT

Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:33 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:20 WIT

Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta

Senin, 11 Mei 2026 - 10:43 WIT

IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

Koalisi Lingkar Tambang Warning Polres Halsel: Usut Tuntas Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Alimusu

Berita Terbaru