DPRD Halsel Tolak Anggaran Perawatan MV Halsel Ekspress 01

- Penulis Berita

Jumat, 11 April 2025 - 12:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafis : Nalarsatu.com

Grafis : Nalarsatu.com

Labuha, Nalarsatu.com – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan menolak rencana pengusulan anggaran perawatan kapal cepat MV Halsel Ekspress 01 untuk tahun 2026. Penolakan ini disampaikan dalam rapat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Halmahera Selatan.

Anggota Pansus DPRD Halmahera Selatan,  Junaidi Abusama, mengungkapkan bahwa Pemkab Halsel, melalui Dishub, berencana mengusulkan anggaran sebesar Rp 100 juta untuk perawatan kapal tersebut. Namun, menurutnya, penganggaran ini dinilai tidak memiliki urgensi dan hanya akan membebani keuangan daerah.

“Penganggaran perawatan MV Halsel Ekspress 01 hanya membebani daerah tanpa memberikan manfaat ekonomi. Sebaiknya kapal ini diparkirkan karena tidak lagi berguna,” ujar Junaidi pada Kamis, 10 April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, MV Halsel Ekspress 01 dibeli dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar. Namun, pengadaannya sempat tersandung persoalan hukum dan diduga menyeret nama mantan Bupati Halmahera Selatan, Muhammad Kasuba.

Junaidi menambahkan, jika kapal tersebut sudah tidak berfungsi, sebaiknya pemerintah daerah tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk perawatannya. Ia menyarankan agar anggaran dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur publik yang lebih mendesak, seperti jalan rusak, pelabuhan, dan jaringan listrik.

“Dishub pernah mengusulkan anggaran ini tahun sebelumnya, tetapi menimbulkan polemik karena dianggap tidak masuk akal untuk merawat kapal yang tidak beroperasi,” katanya.

Junaidi menegaskan bahwa Pemkab Halsel seharusnya lebih fokus pada sektor-sektor yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kemajuan daerah.

 

Penulis      : Irwan Abubakar

Editor        : Redaktur Nalarsatu.com

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 230 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru