Dorongan di Pelabuhan, Cermin Buram Layanan Publik di Dishub Ternate

- Penulis Berita

Senin, 14 April 2025 - 01:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Warganet

Dok. Warganet

Ternate, Nalarsatu.com — Rekaman insiden di Pelabuhan Penyeberangan Sulamadaha Pulau Hiri, Kota Ternate, minggu (13/2), memperlihatkan seorang ibu terlibat adu mulut dengan petugas Dinas Perhubungan. Adu argumen itu berakhir dorong-mendorong hingga sang ibu terjatuh, kudungnya tersingkap.

Video kejadian ini cepat beredar di media sosial, memantik perdebatan. Petugas bernama Aman mengaku hanya menjalankan tugas mengatur antrean penumpang.

“Saya bilang daftar dulu, dia langsung marah-maki dan menyebut orang Sulamadaha pencuri,” kata Aman. Ia juga menyebut ibu itu sempat hendak melempar batu sebelum akhirnya terjatuh usai tangannya didorong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik insiden ini, masalah klasik pelayanan publik kembali menyeruak: miskin empati dan komunikasi. Saat warga salah, petugas semestinya mengarahkan, bukan mengalahkan.

Kepala Dinas Perhubungan Ternate, Mochtar Hasim, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan staf sedang diperiksa.

Insiden ini mengingatkan: ruang publik adalah tempat melayani, bukan arena unjuk kuasa. (BSM) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru