PGMP Desak Polda Periksa Kepala BPKAD Malut Ahmad Purbaya Terkait Dugaan Korupsi

- Penulis Berita

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Massa Depan Kediaman Gubernur Malut Sherly Laos (Foto/Istimewa)

Aksi Massa Depan Kediaman Gubernur Malut Sherly Laos (Foto/Istimewa)

Ternate,Nalarsatu.com – Koordinator aksi Persatuan Gerakan Mahasiswa Peduli Maluku Utara (PGMP), Risky Jauhar, menegaskan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, Ahmad Purbaya.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar pada Selasa, 6 Mei 2025, PGMP menyoroti sejumlah persoalan keuangan daerah yang diduga tidak dikelola secara transparan dan akuntabel. Di antaranya adalah Dana Bagi Hasil (DBH) untuk kabupaten/kota yang disebut mencapai ratusan miliar rupiah namun belum dibayarkan, serta utang pemerintah daerah terhadap pihak ketiga, termasuk kontraktor.

Ahmad Purbaya kami nilai sebagai aktor utama dalam berbagai persoalan pengelolaan anggaran di lingkungan Pemprov Maluku Utara,” ujar Risky dalam orasinya Selasa (6/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PGMP mendesak Kepolisian Daerah (Polda) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara segera memeriksa Ahmad Purbaya atas dugaan keterlibatan dalam sejumlah proyek fisik dan pengelolaan anggaran di BPKAD Malut selama tahun 2023–2024.

Selain itu, massa aksi juga mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, untuk segera mengevaluasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk mencopot Ahmad Purbaya dari jabatannya. Mereka juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk turun tangan dan mengevaluasi Kepala Perwakilan BPK Maluku Utara.

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru