PLN ULP Bacan Lakukan Pemasangan Pengaman Tambahan untuk Cegah Gangguan Listrik di Kota Bacan

- Penulis Berita

Minggu, 8 Juni 2025 - 14:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bacan,Nalarsatu.com – Manajer ULP PLN Bacan, Nurseto Jati Wijoyo, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan sejumlah langkah preventif guna menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

“Saat ini kami sedang melakukan pemasangan penutup holder fuse cut out di atas trafo Bandar Udara, serta penambahan pengaman fuse cut out di jalur utama penyulang menuju RSUD,” ujar Nurseto saat diwawancara, Minggu (8/6).

Langkah serupa juga diterapkan pada jaringan yang mengarah ke kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Tujuannya, jika terjadi gangguan di jalur tertentu, sistem distribusi listrik di Kota Bacan tetap dapat berjalan normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bagian dari upaya preventif kami untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Bacan,” tambahnya.

Nurseto juga menghimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan keberadaan pohon yang mendekati jaringan tegangan menengah. Hal ini penting untuk dilakukan pemangkasan atau penebangan guna menghindari potensi gangguan jaringan.

“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keandalan listrik,” tutupnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru