Hujan Deras Picu Banjir di Soligi, Ketinggian Air Capai Satu Meter

- Penulis Berita

Jumat, 13 Juni 2025 - 17:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Kepala Desa Soligi, Madaisi La Siriali, menyebut banjir bandang yang melanda wilayahnya pada Jumat sore, 13 Juni 2025, merupakan peristiwa langka yang membawa dampak besar bagi kehidupan warganya. Menurut Madaisi, air mulai menggenangi desa sekitar pukul 15.00 WIT setelah diguyur hujan deras sejak pukul 13.00 WIT.

“Awalnya hanya hujan biasa, tapi lama-lama deras dan tidak berhenti. Sekitar jam tiga sore, air mulai naik cepat. Hampir seluruh rumah tergenang,” kata Madaisi saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp oleh Nalarsatu.com, Jumat malam (13/6).

Meski tidak ada korban jiwa di Desa Soligi, Madaisi menyebut banjir menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum dan menghentikan seluruh aktivitas masyarakat. Ketinggian air bervariasi, antara 30 cm hingga mencapai lutut orang dewasa, atau sekitar 1 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah, tempat ibadah, bahkan posyandu ikut terendam. Warga terpaksa mengungsi ke dataran lebih tinggi. Kami belum bisa memperkirakan kerugian,” ujarnya pada Nalarsatu.com Jumat (13/6).

Kepada wartawan, Madaisi mengungkapkan bahwa selama hidupnya di Desa Soligi, peristiwa seperti ini hanya terjadi dua kali. “Pertama tahun 2007. Itu pun tidak separah ini. Dan sekarang terulang lagi. Ini jadi peringatan besar buat kami,” katanya.

Madaisi berharap pemerintah daerah dan pusat segera turun tangan. Ia mendesak adanya tanggap darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perhatian langsung dari Bupati Halmahera Selatan hingga pemerintah provinsi.

“Kami butuh logistik, air bersih, dan tenaga medis. Ini bukan hanya soal hari ini, tapi bagaimana desa kami bisa aman ke depan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru