Warkop Bentuk Panitia Dialog Terbuka Evaluasi 100 Hari Kepemimpinan Basam-Helmi: Publik Diminta Terlibat Mengawal Janji Politik

- Penulis Berita

Minggu, 15 Juni 2025 - 14:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pembentukan Panitia Dialog Publik 100 Hari Kepemimpinan Basam-Helmi (Foto/Nalarsatu.com)

Rapat Pembentukan Panitia Dialog Publik 100 Hari Kepemimpinan Basam-Helmi (Foto/Nalarsatu.com)

HALSEL, Nalarsatu.com – Suasana Kamis malam, 12 Juni 2025, diwarnai dengan dinamika diskusi di lingkaran Wartawan dan Komunitas Penulis (WARKOP) Halmahera Selatan, saat rapat pembentukan panitia kegiatan digelar untuk menginisiasi sebuah forum evaluatif bertajuk “100 Hari Kepemimpinan Basam-Helmi”. Dalam rapat yang berlangsung hingga larut malam itu, Irwan Abubakar terpilih sebagai Ketua Panitia Dialog, didampingi Firdaus Suleman sebagai Sekretaris, dan Asrab Muhammad sebagai Bendahara.

Dialog tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2025, bertempat di Andai Café pukul 20.00 WIT. Acara ini akan menghadirkan narasumber utama yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, politisi, akademisi, hingga praktisi. Selain itu, undangan juga akan disebarkan kepada elemen organisasi kepemudaan, pemerhati daerah, serta para stakeholder birokrasi dan politik di Halmahera Selatan guna memastikan partisipasi luas dan diskusi yang komprehensif.

Presiden Warkop, Amrul Doturu, menyampaikan bahwa forum ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi bentuk kontrol sosial dan mekanisme pertanggungjawaban di ruang publik. Menurutnya, ini merupakan dialog kedua yang digelar Warkop terkait masa kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Hasan Ali Basam KasubaHelmi Umar Muksin, setelah sebelumnya dilaksanakan pada momen awal pelantikan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang kita menggelar dialog setelah masa 100 hari kepemimpinan Basam-Helmi. Ini penting untuk menguji konsistensi terhadap visi-misi serta program prioritas yang pernah dijanjikan,” tegas Amrul dalam keterangannya usai rapat Kamis (12/6).

Ia juga menambahkan bahwa meski masa 100 hari tidak secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang, namun ini telah menjadi tolok ukur publik dalam mengamati etos kerja dan arah kebijakan kepala daerah yang baru dilantik.

“100 hari kerja bukan kewajiban hukum, tetapi momentum publik untuk mengukur keberanian, kecepatan, dan konsistensi pemimpin terhadap janji-janji politiknya,” imbuh Amrul.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Firdaus Suleman, menjelaskan bahwa panitia akan segera menyusun agenda teknis dan menyebarkan undangan resmi. Ia memastikan bahwa dialog ini bersifat terbuka dan mengundang partisipasi semua kalangan.

“Kita akan undang seluruh stakeholder, mulai dari OPD, organisasi kepemudaan, aktivis sosial, hingga masyarakat umum. Ini agar diskusi kita nanti tidak semata-mata menjadi panggung elitis, tapi betul-betul menjadi forum rakyat untuk menguji janji dan mengarahkan koreksi,” tutur Firdaus Kamis (12/6).

Ia menekankan bahwa panitia juga akan menyertakan analisa awal berbasis data dan temuan lapangan mengenai program-program yang telah dijalankan Basam-Helmi selama 100 hari pertama, seperti penataan birokrasi, distribusi bantuan sosial, infrastruktur dasar, dan respon terhadap dinamika daerah termasuk konflik agraria dan keterbukaan informasi publik.

Meski berlangsung dalam nuansa kritis, kegiatan ini juga dipandang sebagai ruang yang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan capaian dan kendala secara langsung kepada publik. Forum ini diharapkan menjadi ajang komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemimpin, bukan arena saling tuding.

“Kalau memang ada yang sudah dicapai, silakan dipaparkan. Kalau belum, juga tak masalah asalkan ada kejelasan arah. Yang kami harapkan adalah transparansi dan keberanian membuka diri,” pungkas Amrul.

Dalam konteks lokal Halmahera Selatan, partisipasi publik yang aktif melalui forum-forum seperti ini menjadi semakin penting di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kebijakan pembangunan, distribusi sumber daya, dan integritas pejabat publik.

Dengan tajuk yang lugas dan waktu pelaksanaan yang sudah ditetapkan, dialog “100 Hari Kepemimpinan Basam-Helmi” ini dipastikan akan menjadi salah satu panggung paling penting bagi demokrasi lokal Halsel dalam semester awal 2025. Warkop sendiri telah mengukuhkan diri sebagai salah satu aktor penting dalam gerakan masyarakat sipil di wilayah itu. (red/ir)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru