Oknum Bendahara Desa Maffa Pecahkan Kaca Pintu Puskesmas Ruang Bersalin, Pelayanan Terganggu

- Penulis Berita

Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Peristiwa mengejutkan terjadi di Puskesmas Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 18.00 WIT. Seorang oknum Bendahara Desa Maffa, Safrin Sukur, diduga melakukan aksi pemukulan kaca pintu ruang bersalin hingga pecah.

Kepala Puskesmas Maffa, Fahria Taher, menuturkan saat kejadian tenaga medis tengah fokus merawat pasien. Tiba-tiba, Safrin masuk ke area pelayanan dan langsung memecahkan kaca pintu ruangan.

“Saat itu saya kebetulan sedang keluar ke Trans Wairoro untuk belanja keperluan anak sekolah. Tiba-tiba dapat kabar bendahara desa masuk dan pecahkan kaca. Bahkan sebelumnya mereka bersama mantan kepala puskesmas diduga berusaha menjatuhkan saya,” ujar Fahria kepada Nalarsatu.com, Rabu (27/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fahria menegaskan insiden tersebut tidak hanya soal fasilitas rusak, tetapi menyangkut kenyamanan pasien serta tenaga kesehatan. Ia meminta aparat segera mengambil langkah hukum tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Safrin sendiri berdalih aksinya dipicu oleh penolakan rujukan pasien. Ia menyebut, sebelumnya pasien Ahmad Abdullah hendak dirujuk dari Puskesmas Maffa ke Puskesmas Wairoro namun ditolak karena tidak ada tenaga perawat yang mendampingi hingga meninggal dunia. Puncaknya terjadi pada Sabtu 16/8/2025 saat kasus rujukan Sintia Ramli, ponakan istrinya, ke RSUD Labuha juga dinilai tidak mendapat pelayanan yang sesuai, hingga membuat emosinya tak terkendali.

Pihak puskesmas menilai tindakan Safrin telah masuk kategori perusakan fasilitas umum yang berpotensi mengganggu pelayanan publik. Warga pun mendesak agar polisi segera memproses kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Saat dikonfirmake Via Whatsapp, Kapolsek Maffa IPDA Hamdan Taher membenarkan pihaknya sudah melayangkan panggilan terhadap Safrin.

“Yang bersangkutan masih di luar daerah. Saya sudah suruh anggota kasih undangan untuk hadir hari Jumat. Hari kejadian juga sempat dihubungi, tapi yang bersangkutan sedang bawah saudara perempuannya rujukan ke Ternate,” jelas Hamdan melalui pesan singkat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Misteri Kematian Siswi Berprestasi 13 Tahun di Obi Selatan, Ditemukan Gantung Diri, Polisi Dalami Motif
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
Berita ini 792 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru