Inspektur Halsel Lapor Balik Aktivis, Klaim Jadi Korban Ancaman Penganiayaan

- Penulis Berita

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com- Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Inspektur Kabupaten Halmahera Selatan, Ilham Abubakar, memasuki babak baru. Setelah sebelumnya dilaporkan oleh aktivis Ringgo Larengsi pada Mei 2025 lalu, kini giliran Ilham yang melapor balik ke Polres Halsel.

Laporan resmi itu dibuat Ilham pada Senin (25/8/2025) di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Halsel, dengan nomor laporan STPL/545/VIII/2025/SPKT. Dalam laporannya, Ilham mengklaim dirinya juga merupakan korban ancaman penganiayaan dengan terlapor atas nama Ringgo Larengsi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 14.30 WIT, saat berlangsung aksi unjuk rasa terkait dugaan penggelapan dana desa (DD) Kubung di depan Kantor Inspektorat Halsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua kancing kemeja saya copot gara-gara dia (Ringgo) tarik-tarik pakaian dinas saya. Akhirnya saya tempeleng dia satu kali. Jadi saya juga korban ancaman penganiayaan,” ujar Ilham usai membuat laporan, Senin (25/8/2025).

Ilham mengaku, insiden itu bermula ketika dirinya baru selesai mengikuti sidang perdata di Pengadilan Negeri Labuha terkait sengketa lahan Pasar Labuha. Dalam kondisi lelah, ia kemudian bersiap mengikuti rapat bersama Ombudsman Maluku Utara melalui Zoom di Kantor Inspektorat.

Namun, kata Ilham, tiba-tiba Ringgo mendatanginya di depan kantor pengadilan dan menarik paksa bajunya.

“Dia tarik-tarik paksa saya untuk ketemu massa. Saya hargai semua aspirasi masyarakat, tapi jangan dengan cara begini. Demokrasi itu ada etikanya,” tegasnya.

Ilham menyebut, setelah insiden itu pihaknya sempat menempuh jalur mediasi. Namun karena tidak ada titik temu, ia akhirnya memutuskan melapor balik Ringgo ke kepolisian.

“Setelah kejadian itu kan dia lapor saya ke Polres. Kita sudah upaya mediasi, tapi dia tidak mau. Jadi saya lapor balik,” sambung Ilham.

Sebagai pejabat negara, Ilham mengaku tetap membuka diri terhadap penyampaian aspirasi masyarakat, namun dengan cara yang sesuai aturan.

“Sekali lagi, saya ini juga korban. Kalau Anda ditarik-tarik di depan umum sampai pakaian robek, apa bisa terima? Kalau mau hearing, koordinasikan dengan cara baik,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Polres Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait laporan balik yang diajukan Inspektur Halsel tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa
Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:41 WIT

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIT

Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Berita Terbaru