Dugaan Upaya “Damai” Kasus Pemecahan Kaca Puskesmas: Rombongan Kades & Bendahara Datangi Kadinkes dengan Mobil Honda BRIO RS

- Penulis Berita

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Kasus pemecahan kaca pintu ruang bersalin Puskesmas Gane Timur oleh oknum Bendahara Desa Maffa, Safrin Sukur, pada Sabtu (16/8/2025) kian panas. Meski publik mendesak polisi agar memproses kasus ini sebagai tindak pidana perusakan fasilitas negara, muncul kabar adanya upaya mediasi di belakang layar.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halsel, Asia Hasyim, dalam keterangannya menegaskan bahwa perusakan fasilitas kesehatan adalah persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele.

“Puskesmas adalah fasilitas kesehatan milik pemerintah. Setiap kerusakan yang ditimbulkan pihak manapun harus diproses sesuai hukum, karena itu bukan milik pribadi, melainkan aset negara yang digunakan untuk melayani masyarakat,” tegas Asia, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sehari sebelum pernyataan keras itu, Kamis (28/8/2025), Kadinkes mengaku sempat kedatangan tamu tak biasa. Empat orang yang terdiri dari Kepala Desa Harun Hamid, Bendahara Desa Safrin Sukur, dan dua rekan kades mendatangi kantor Dinas Kesehatan menggunakan satu Unit mobil Honda Brio RS. Kedatangan mereka disebut-sebut sebagai upaya untuk “menjelaskan” kasus sekaligus mencari jalan damai.

“Mereka datang menjelaskan kronologi masalah yang terjadi. Tapi saya tidak bisa serta-merta percaya siapa yang benar dan siapa yang salah. Saya serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ungkap Asia Hasim.

Dok:Fb

Pernyataan ini memunculkan tanda tanya publik, apakah kunjungan tersebut merupakan bentuk mediasi, atau justru tekanan moral agar kasus tidak diproses lebih jauh.

Di sisi lain, Kadinkes menegaskan pihaknya tetap mendampingi Puskesmas Gane Timur, baik dari aspek hukum maupun perbaikan fasilitas yang dirusak.

“Ini bukan sekadar kaca pecah. Ini menyangkut wibawa negara dalam melindungi fasilitas kesehatan masyarakat. Kalau dibiarkan, akan ada lagi peristiwa serupa di kemudian hari,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru