BARAH Gedor Kejari Halsel: Usut Dugaan Korupsi Rp500 Juta Jasa Kuasa Hukum Pilkada 2020

- Penulis Berita

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Gelombang perlawanan rakyat kembali mengguncang Kota Labuha. Kamis (2/10/3025), massa aksi dari Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) menggeruduk Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel, menuntut pengusutan tuntas dugaan korupsi anggaran pembayaran jasa kuasa hukum Pilkada 2020 senilai Rp500 juta.

Dalam aksinya, massa mengibarkan spanduk besar bertuliskan “Kejari Jangan Tidur, Usut Dugaan Korupsi KPU Halsel!” serta meneriakkan yel-yel perlawanan. Mereka menilai Kejari Halsel terkesan lamban bahkan “masuk angin” karena hingga kini belum juga ada langkah konkret memproses kasus tersebut.

Adenyong Nafis, salah satu orator BARAH, menyampaikan dengan lantang di hadapan Kejari:“Kami mendesak Kejari Halsel untuk segera memanggil mantan komisioner KPU Halsel yang diduga menggerogoti anggaran pembayaran jasa kuasa hukum Pilkada 2020 sebesar Rp500 juta. Dana itu adalah uang rakyat, bagian dari anggaran Rp25 miliar Pilkada 2020, yang kini raib tanpa pertanggungjawaban. Kasus ini sudah menjadi temuan BPK RI dan bahkan mendapat perhatian KPK RI, tetapi Kejari Halsel justru bungkam”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Massa juga mengecam keras praktik pembiaran hukum yang diduga sengaja dilakukan.

“Kalau Kejari terus bermain mata dengan para koruptor, maka jelas Kejari telah mengkhianati rakyat Halsel. Kami tidak akan diam, aksi-aksi lanjutan akan terus digelar sampai ada tindakan nyata: panggil, periksa, dan adili mereka yang merampok uang rakyat!” teriak Adenyong dalam orasinya Kamis (2/10).

BARAH menegaskan, dugaan penyalahgunaan anggaran Pilkada 2020 bukan isu kecil. Selain menjadi catatan BPK RI, kasus ini telah lama menjadi keresahan publik. Namun hingga kini, Kejari Halsel belum menunjukkan keberanian menegakkan hukum.

Aksi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi aparat penegak hukum: publik menolak segala bentuk “dagang perkara” dan “tebang pilih” dalam penanganan kasus korupsi. BARAH memastikan, mereka akan mengawal isu ini hingga tuntas demi tegaknya keadilan di Halmahera Selatan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru