Kejari Halsel Tahan Pejabat Dinkes Tersangka Korupsi Dana Rutin, Segera Dilimpahkan ke PN Tipikor Ternate

- Penulis Berita

Rabu, 22 Oktober 2025 - 02:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan kembali menuntaskan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi Dana Pelayanan Akreditasi Puskesmas dan Penguatan Jaringan (PAPPJ) tahun anggaran 2019 yang melibatkan 32 puskesmas di Kabupaten Halmahera Selatan.

Pada Senin (20/10/2025), penyidik Kejari Halsel resmi melaksanakan tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU). Proses ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak kejaksaan.

Kepala Kejari Halmahera Selatan, Ahmad Patoni, mengatakan pelimpahan tahap dua dilakukan terhadap tersangka Sarifa, selaku bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, hari ini penyidik telah menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum untuk segera disidangkan. Setelah proses administrasi selesai, tersangka sementara dititipkan di Lapas Kelas IIB Labuha dan yang bersangkutan ditahan selama 20 hari,” ungkap Ahmad Senin (20/10).

Ia menjelaskan, kasus ini bermula dari penggunaan Dana PAPPJ yang bersumber dari APBD tahun 2019. Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana tersebut.

“Dari hasil perhitungan sementara, ditemukan kerugian keuangan sekitar Rp500 juta yang bersumber dari dana tersebut,” ujarnya.

Saat ini, tim jaksa penuntut tengah menyusun surat dakwaan sebelum melimpahkan perkara ke Pengadilan Tipikor Ternate untuk disidangkan.

“Insyaallah hari Rabu atau Jumat ini kita sudah limpahkan berkasnya ke Pengadilan Tipikor Ternate,” tutur Ahmad.

Kejari Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan setiap kasus korupsi yang merugikan keuangan negara, terutama di sektor pelayanan publik.

“Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara profesional dan transparan, khususnya dalam pengelolaan dana kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru