Musda BPD HIPMI Maluku Utara Memanas: 5 BPC Desak Mediasi Mendagri, Komunikasi Diintervensi hingga Picu Kericuhan

- Penulis Berita

Senin, 1 Desember 2025 - 15:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Nalarsatu.com – Musyawarah Daerah (Musda) IV BPD HIPMI Maluku Utara kembali mencatatkan dinamika panas yang memuncak menjadi kericuhan. Agenda yang digelar di Hotel Sahid Bela Ternate itu bukan hanya diwarnai adu mulut, tetapi juga gangguan komunikasi yang berujung pada kekacauan di dalam arena Musda.

Kronologis kejadian dimulai ketika lima BPC pendukung Firdaus Amir (FA) mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atau Ketua OKK  yang hadir secara virtual untuk membuka forum mediasi. Desakan ini muncul karena mereka menilai hak-hak organisasi mereka telah “dikebiri” oleh Tim Steering Committee (SC) yang dianggap tidak transparan dan berpihak.

Kelima BPC tersebut berupaya melakukan komunikasi langsung dengan Mendagri untuk meminta pemulihan hak mereka sebagai peserta Musda yang sah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun situasi tiba-tiba memanas ketika Ketua Tim 01, Fitrah, mendekat ke kelompok lima BPC tersebut saat proses negosiasi masih berlangsung. Menurut sejumlah peserta, Fitrah dianggap sengaja mengintervensi dan mengganggu komunikasi para ketua BPC dengan Mendagri.

“Fitrah datang dan langsung mengangkat suara, memotong pembicaraan, seakan ingin menggagalkan komunikasi kami dengan Mendagri,” ujar salah satu ketua BPC pendukung FA yang berada di lokasi.

Kehadiran Fitrah di tengah diskusi krusial itu memicu respons keras dari para ketua BPC, sehingga situasi musyawarah berubah kacau. Adu mulut terjadi di depan para peserta Musda dan panitia.

Beberapa peserta menilai tindakan tersebut sebagai provokasi yang memicu kekos, karena setelah insiden itu suasana ruangan tak lagi kondusif. Ketegangan merembet ke kubu pendukung kedua kandidat yang bersaing, membuat jalannya sidang semakin sulit dikendalikan.

Petugas kepolisian yang berjaga kemudian masuk untuk menenangkan keadaan dan mengurai kerumunan peserta yang mulai terpancing emosi.

Meski situasi berhasil diredam, suasana Musda tetap panas hingga memasuki agenda berikutnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru