Tiga Ketua BPC HIPMI Diduga Ilegal, M.Adha: “Mereka Bukan Kader, Tapi Dipaksakan Demi Rio Pawane”

- Penulis Berita

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate,Nalarsatu.com – Polemik Musda HIPMI Maluku Utara kembali mencuat. Tiga Ketua BPC HIPMI pendukung Rio Pawane diduga ilegal dan diangkat secara serampangan tanpa memenuhi syarat keanggotaan organisasi. Ketiga figur tersebut yakni Sutikno Ali (BPC Morotai), Maya Sondak (BPC Halteng), dan Rezky Fernando Iwisara (BPC Halut).

Dugaan itu disampaikan langsung oleh Koordinator Tim Firdaus Amir, Muhammad Adha, yang menilai tiga ketua BPC tersebut disusupkan menjelang Musda demi menambah suara untuk Rio Pawane.

“Tiga ketua BPC yang dukung Rio itu ilegal. Mereka bukan kader HIPMI, tidak pernah jadi pengurus, bahkan bukan anggota. Bagaimana bisa tiba-tiba menjabat ketua?” tegas Adha, Kamis (4/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adha menuding proses Muscab di tiga kabupaten tersebut direkayasa oleh Ketua OKK BPD HIPMI Malut Demisioner, Mochdar Bailussy, yang meloloskan pencalonan mereka demi memuluskan langkah Rio Pawane di Musda.

Menurutnya, langkah tersebut melanggar Peraturan Organisasi HIPMI Nomor 003 Pasal 16 Ayat (6) huruf b, yang mensyaratkan calon Ketua BPC harus:

pernah atau sedang menjadi fungsionaris Badan Pengurus Cabang Lengkap, atau
menjadi anggota aktif minimal 6 bulan.

“Mereka tidak pernah jadi pengurus di tingkat mana pun. Syarat paling dasar pun tidak dipenuhi, tapi tetap dilantik sebagai ketua BPC. Ini manipulasi struktur,” ujar Adha.

Lebih jauh, Adha mengungkapkan bahwa di tiga daerah tersebut sebenarnya masih ada kepengurusan BPC yang sah dan aktif. Namun posisi mereka diganti begitu saja tanpa konfirmasi dan tanpa mekanisme organisasi yang benar.

“Muscab digelar diam-diam. Ketua BPC yang sah bahkan tidak diberi tahu. Ini sudah keterlaluan,” tukasnya.

Adha menyebut, sebanyak 5 BPC pendukung Firdaus Amir telah menyampaikan nota protes ke OKK BPP HIPMI. Rapat klarifikasi pun dilakukan pada 11 September, dan Ketua OKK BPP HIPMI berjanji akan menyelesaikan persoalan.

Namun janji itu tak ditepati. Saat Musda BPD HIPMI Malut digelar dan berlangsung ricuh hingga bentrok, utusan OKK BPP yang hadir tidak menggubris keberatan lima BPC tersebut.

“Protes kami diabaikan. Situasi rusuh itu akibat pembiaran dan manipulasi struktur yang dibiarkan berlarut,” kata Adha menutup pernyataannya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru