“Cinta Tak Sampai Akhir Episode: Perceraian di Halsel Naik Tajam 2025”

- Penulis Berita

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok:Nalarsatu.com

Dok:Nalarsatu.com

Labuha, Nalarsatu.com – Pengadilan Agama (PA) Labuha mencatat lonjakan signifikan perkara perceraian sepanjang tahun 2025. Panitera Muda Hukum PA Labuha, Naser M. Hi. Djumadil, mengungkapkan bahwa jumlah perkara perceraian tahun ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2024.

Menurut Naser, dari total 30 kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan, tercatat 175 perkara cerai gugat (CG) dan 50 perkara cerai talak. Dengan demikian, jumlah keseluruhan perkara perceraian yang ditangani PA Labuha sepanjang 2025 mencapai 225 kasus.

“Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Naser saat ditemui, seraya menekankan bahwa tren tersebut perlu menjadi perhatian bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain perkara perceraian, PA Labuha juga menangani sejumlah persoalan rumah tangga lain yang menjadi pemicu retaknya hubungan suami-istri. Di antaranya, perselisihan dan pertengkaran terus-menerus (PPTM) yang tercatat sebanyak 167 kepala keluarga (KK). Faktor lain meliputi kebiasaan mabuk sebanyak 8 KK, serta judi yang melibatkan 1 KK.

Lebih lanjut, Naser menyebutkan adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mencapai 8 KK, persoalan ekonomi sebanyak 2 KK, serta kasus meninggalkan salah satu pihak (MSSP) dengan jumlah 33 KK. Selain itu, PA Labuha juga mencatat perkara poligami yang melibatkan 7 kepala keluarga.

Menutup keterangannya, Naser mengimbau masyarakat, khususnya pasangan suami-istri, agar menjadikan keharmonisan dan saling pengertian sebagai fondasi utama dalam membina rumah tangga.

“Dalam kehidupan berumah tangga, penting untuk saling memahami, menutup kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta membangun keharmonisan bersama. Semoga keluarga-keluarga di Halmahera Selatan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” pungkasnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru