Breaking News : Plafon Teras Aula Kantor Bupati Halsel Ambruk Saat Isra Mi’raj, Tim Teknis Perkim Langsung Tangani dan Pastikan Perbaikan Tuntas

- Penulis Berita

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok : Nalarsatu

Dok : Nalarsatu

HALSEL,Nalarsatu.com – Plafon di bagian teras Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan dilaporkan ambruk saat berlangsung kegiatan peringatan Isra Mi’raj Oleh Pengurus Daerah Wanita Alkhairaat Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu 21/1/2026 (waktu kejadian) sekitar pukul 10.00 WIT. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka serta tidak mengganggu jalannya kegiatan utama yang berlangsung di dalam aula.

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri sejumlah tokoh perempuan daerah, di antaranya Ketua Dharma Wanita, Ketua Ikatan Alumni Alkhairaat, serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Seluruh peserta kegiatan dilaporkan tetap aman dan kegiatan berlangsung hingga selesai dengan tertib.

Asisten Pribadi (Aspri) Wakil Bupati Halmahera Selatan, Awi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa plafon yang ambruk berada di area teras aula, sementara kegiatan Isra Mi’raj berlangsung di ruang utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar pukul 10.00 WIT saya berada di luar ruangan, tiba-tiba terdengar suara dan plafon di teras aula jatuh. Alhamdulillah tidak ada korban dan kegiatan di dalam aula tidak terganggu,” ujar Awi kepada Nalarsatu.com.

Terkait penyebab kejadian, Awi menyampaikan dugaan sementara adanya beban tambahan pada plafon.

“Kemungkinan ada kucing yang naik ke bagian atas plafon, sehingga menambah beban dan menyebabkan plafon jatuh,” jelasnya Rabu (21/1).

Sementara itu, Kepala Bidang terkait di lingkungan teknis Pemerintah Daerah menjelaskan bahwa plafon aula menggunakan material PVC (Pivece) yang telah terpasang selama kurang lebih 3,5 tahun.

“Plafon yang terpasang menggunakan bahan PVC dan dipasang sekitar 3,5 tahun lalu. Secara teknis, kerusakan bersifat lokal dan bisa segera dilakukan penggantian,” jelas Kabid teknis tersebut saat dikonfirmasi.

Menindaklanjuti insiden tersebut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Selatan melalui Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) langsung menurunkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Kepala Bidang PSU Perkim Halsel, Hasan Abdulah, memastikan bahwa perbaikan plafon dilakukan secara cepat dan terukur, dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelayakan bangunan.

“Kami sudah berada di lokasi hari ini untuk melakukan pemeriksaan teknis. Kerusakan plafon bersifat lokal dan tidak mempengaruhi struktur bangunan. Penanganan langsung kami lakukan dan saya pastikan perbaikannya tuntas,” tegas Hasan Abdulah Rabu (21/1).

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi pada bagian plafon lainnya sebagai langkah antisipasi, agar kejadian serupa tidak terulang dan Aula Kantor Bupati tetap aman digunakan untuk berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan.

Respons cepat tim teknis Perkim ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah Halmahera Selatan dalam menjaga fasilitas publik serta menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Nalarsatu.com akan terus memantau dan menyajikan perkembangan penanganan di lapangan. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru