Kasus Dugaan Pengeroyokan di Kawasi Berakhir Damai, Korban dan Oknum TNI Saling Memaafkan

- Penulis Berita

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OBI, Nalarsatu.com – Dugaan insiden pengeroyokan yang melibatkan seorang warga sipil asal Desa Madapolo, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, dengan dua anggota TNI di Desa Kawasi, Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIT, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Korban, La Fahmi, sebelumnya sempat mengalami luka lebam dan pembengkakan pada bagian wajah akibat insiden yang terjadi di sekitar pantai Kawasi, sesaat setelah speedboat rute Kupal–Kawasi tiba dan menurunkan penumpang.

Perkembangan terbaru, pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIT, dilakukan mediasi oleh Babinsa Koptu Halim Kilwaga bersama pihak Intel Kodam yang diwakili Dewa. Mediasi tersebut mempertemukan kedua anggota TNI berinisial G dan N dengan korban. Dalam pertemuan itu, kedua anggota TNI menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan diterima oleh korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

La Fahmi membenarkan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dengan baik dan dilandasi sikap saling memaafkan.

“Benar, sore tadi mereka datang bersama Babinsa pihak Intel Kodam ke kos saya dan meminta maaf. Saya sudah memaafkan. Kejadian pagi itu hanya salah paham,” ujar La Fahmi.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Terpisah, Babinsa Koptu Halim Kilwaga saat dikonfirmasi membenarkan proses mediasi tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan telah selesai dan tidak ada lagi masalah antara kedua belah pihak.

“Benar kejadian tersebut. Saya bersama Intel Kodam Pak Dewa sudah mendatangi kedua belah pihak dan memediasi. Mereka sudah berdamai, masalah dinyatakan selesai,” kata Halim.

Insiden tersebut sebelumnya dipicu oleh persoalan sepele terkait sebuah toples milik salah satu anggota TNI yang diduga kehilangan penutup saat proses bongkar muat barang dari speedboat. Situasi sempat memanas, namun berhasil dilerai oleh warga setempat sehingga tidak berkembang lebih jauh.

Dengan adanya mediasi serta pernyataan saling memaafkan dari kedua belah pihak, persoalan tersebut dinyatakan selesai secara damai dan kekeluargaan. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Misteri Kematian Siswi Berprestasi 13 Tahun di Obi Selatan, Ditemukan Gantung Diri, Polisi Dalami Motif
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru