Akbar Ahad Mundur dari Bursa Ketua KNPI Halsel, Sefnat Tagaku Optimistis Menang Aklamasi di Musda

- Penulis Berita

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Peta pencalonan Ketua DPD KNPI Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) resmi mengerucut. Setelah masa pendaftaran ditutup dan tidak ada kandidat lain yang mendaftar, Sefnat Tagaku dipastikan menjadi calon tunggal pada Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Halsel yang dijadwalkan berlangsung Jumat (13/2).

Situasi tersebut semakin menguat setelah Akbar Ahad, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat, secara resmi menyatakan mundur dari bursa pencalonan. Keputusan itu sekaligus menegaskan dukungannya kepada Sefnat Tagaku untuk memimpin KNPI Halsel periode mendatang.

“Saya menyatakan mundur dari pencalonan Ketua KNPI Halsel. Dengan tidak adanya calon lain dan demi menjaga soliditas organisasi, saya memberikan dukungan kepada saudara Sefnat Tagaku,” tegas Akbar Ahad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Akbar, dinamika menjelang Musda harus disikapi dengan kedewasaan berorganisasi. Ia menilai persatuan pemuda jauh lebih penting dibandingkan kontestasi yang berpotensi memecah konsentrasi dan energi organisasi.

“KNPI adalah rumah besar pemuda. Momentum Musda ini harus menjadi ruang konsolidasi, bukan perpecahan. Karena itu saya memilih mendukung agar proses berjalan lancar dan tetap menjaga kebersamaan,” ujar Akbar Kamis (12/2).

Dengan mundurnya Akbar dan tidak adanya pendaftar lain hingga batas akhir penjaringan, Sefnat Tagaku praktis menjadi satu-satunya calon yang akan maju dalam forum Musda. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Sefnat untuk ditetapkan sebagai Ketua DPD KNPI Halsel secara aklamasi.

Ketua Tim Pemenangan Sefnat, Adeli La Amu, bahkan menyatakan optimisme tinggi atas kemenangan tersebut. Ia menilai, secara dukungan dan konfigurasi politik organisasi, Sefnat telah memenangkan pertarungan bahkan sebelum Musda digelar.

“Kami meyakini kemenangan Sefnat Tagaku sudah terjadi sebelum bertanding. Artinya, sebelum Musda dilaksanakan pada Jumat (13/2), beliau sudah menang. Tinggal bagaimana kita semua membuka diri dan menyatukan pikiran untuk bersama-sama membesarkan KNPI,” ujar Adeli.

Menurutnya, situasi calon tunggal bukan semata soal minimnya kompetisi, melainkan refleksi dari kuatnya konsolidasi dan komunikasi yang telah dibangun dengan OKP maupun DPK di seluruh kecamatan.

Sementara itu, Sefnat Tagaku menyampaikan apresiasi atas sikap Akbar Ahad serta dukungan dari berbagai elemen pemuda. Ia menyebut momentum ini sebagai kesempatan memperkuat persatuan internal organisasi.

“Saya menghargai keputusan dan dukungan dari saudara Akbar. Ini bukan soal siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bersama-sama memperkuat KNPI sebagai wadah perjuangan pemuda Halsel,” kata Sefnat.

Ia menegaskan, jika forum Musda menetapkannya secara aklamasi, maka itu adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat merangkul seluruh elemen OKP maupun DPK di 30 kecamatan.

Dengan konfigurasi calon tunggal dan dukungan terbuka dari sejumlah tokoh pemuda, Musda KNPI Halsel diprediksi berlangsung kondusif. Forum resmi pada Jumat (13/2) nanti tinggal mengukuhkan secara formal kepemimpinan baru DPD KNPI Halsel periode mendatang. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru