Harlah Perdana Warkop Halsel, Dialog Agromaritim Tegaskan Peran Pers Kawal Visi Bassam–Helmi

- Penulis Berita

Senin, 16 Februari 2026 - 16:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BACAN, Nalarsatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengapresiasi Wartawan dan Komunitas Penulis (Warkop) Halmahera Selatan yang memperingati hari lahir (Harlah) ke-1 dengan menggelar dialog publik, bukan sekadar seremoni.

Peringatan Harlah Warkop yang jatuh pada 12 Februari 2026 itu dirangkaikan dengan dialog bertema “Membaca Ulang Visi Agromaritim Bassam–Helmi”, yang berlangsung di Andai Coffee, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Minggu (15/2/2026) malam.

Dialog tersebut menghadirkan Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate Muamil Sun’an, Anggota DPRD Halmahera Selatan Rustam Ode Nuru, serta perwakilan pemerintah daerah sebagai narasumber. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan gagasan pembangunan berbasis potensi darat dan laut di Bumi Saruma.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Asbur Somadayo, saat membacakan sambutan Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba, menyampaikan bahwa pilihan Warkop menggelar dialog publik menunjukkan peran strategis komunitas pers dalam pembangunan daerah.

“Ini menunjukkan bahwa Warkop tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga ikut membangun pemahaman publik terhadap arah pembangunan daerah,” ujar Asbur di hadapan peserta dialog Minggu (15/2).

Ia menyinggung tema Agromaritim yang diangkat sebagai topik diskusi. Menurutnya, konsep tersebut bukan istilah baru dan bukan pula gagasan yang jauh dari realitas masyarakat Halmahera Selatan.

“Agromaritim adalah cara kita mengelola potensi Halmahera Selatan sebagaimana adanya, yakni potensi darat dan laut agar saling terhubung dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Asbur memaparkan, Halmahera Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, seperti kelapa, pala, dan cengkih, serta komoditas unggulan lainnya. Di sisi lain, wilayah laut yang luas menyimpan potensi perikanan tangkap maupun budidaya yang belum sepenuhnya dioptimalkan.

Namun demikian, tantangan utama bukan pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada tata kelola yang terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Karena itu, konsep Agromaritim yang didorong Pemkab adalah membangun ekosistem yang menyatukan sektor darat dan laut dalam satu kerangka pembangunan daerah. Produk pertanian dan perikanan, lanjutnya, juga harus memiliki kepastian pasar serta didukung infrastruktur, distribusi, dan pengolahan yang memadai.

“Dengan cara ini, nilai tambah bisa benar-benar dirasakan oleh petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal,” pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Warkop Halmahera Selatan, Amrul Doturu, menegaskan komitmen organisasinya untuk tetap menjadi mitra kritis pemerintah daerah melalui ruang-ruang ilmiah dan diskursif.

“Peran wartawan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengawal jalannya pemerintahan sebagaimana fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi,” tegas Amrul Minggu (15/2).

Ia menambahkan, Warkop tidak hanya mewadahi wartawan lokal, tetapi juga pelajar dan mahasiswa yang aktif menulis serta menyuarakan gagasan kritis di berbagai platform media.

“Dalam satu tahun perjalanan, kami telah berulang kali menghadirkan ruang diskursus terkait arah pembangunan daerah, mensosialisasikan fungsi dan peran media massa, serta aktif dalam kegiatan bakti sosial,” tutupnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru