Dihantam Gelombang, KM Intim Teratai Kandas di Perairan Makian; 144 Penumpang Selamat

- Penulis Berita

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KM Intim Teratai kandas di perairan Pulau Makian, Maluku Utara, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kapal yang mengangkut 144 penumpang tersebut dilaporkan selamat seluruhnya setelah proses evakuasi dilakukan ke Desa Sebelei, Makian Barat (Foto/Istimewa)

KM Intim Teratai kandas di perairan Pulau Makian, Maluku Utara, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kapal yang mengangkut 144 penumpang tersebut dilaporkan selamat seluruhnya setelah proses evakuasi dilakukan ke Desa Sebelei, Makian Barat (Foto/Istimewa)

TERNATE, Nalarsatu.com – Kapal Motor (KM) Intim Teratai dilaporkan mengalami kecelakaan laut dan kandas di perairan Pulau Makian, Maluku Utara, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kapal yang mengangkut 144 penumpang, terdiri dari 143 orang dewasa dan satu anak-anak, dipastikan seluruhnya selamat.

KM Intim Teratai bertolak dari Pelabuhan Kupal dengan tujuan Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate. Berdasarkan keterangan petugas Kesyahbandaran UPP setempat, Harimulyo Arifin, kondisi cuaca pada awal pelayaran terpantau normal hingga kapal memasuki wilayah perairan Kayoa.
“Awalnya cuaca bagus. Namun saat kapal menuju Pulau Makian, kondisi cuaca mulai berubah. Karena itu, kapten memutuskan untuk mengambil jalur dalam,” jelas Harimulyo saat dikonfirmasi.

Dalam perjalanan tersebut, kapal dihantam gelombang dan akhirnya kandas setelah menabrak karang di perairan Pulau Makian. Insiden itu sempat memicu kekhawatiran, namun proses evakuasi berjalan lancar tanpa korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harimulyo menegaskan, peristiwa tersebut bukan disebabkan oleh gangguan mesin sebagaimana kabar yang sempat beredar.
“Mesin tidak mati, mesin tetap berfungsi. Kapal kandas karena menabrak karang,” tegasnya.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat. Selanjutnya, mereka direncanakan diberangkatkan menuju Kota Ternate menggunakan kapal milik Basarnas dan kapal KSOP Ternate.

“Penumpang akan diangkut menggunakan kapal Basarnas dan kapal KSOP Ternate menuju Ternate,” katanya.

Akibat insiden tersebut, kapal dilaporkan sempat kemasukan air sehingga sejumlah barang bawaan penumpang terdampak. Meski demikian, belum ada data resmi mengenai total kerugian yang ditimbulkan, baik dari sisi penumpang maupun pemilik kapal.

“Kerugian belum bisa dipastikan. Namun dipastikan ada kerugian, baik dari penumpang maupun pemilik kapal,” ujar Harimulyo.

Hingga kini, KM Intim Teratai masih berada di lokasi kejadian dan belum dilakukan proses evakuasi badan kapal. Pihak terkait masih melakukan koordinasi lanjutan untuk langkah penanganan berikutnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru