PB PII: Tuduhan Terhadap Jusuf Kalla Tidak Berdasar dan Tendensius

- Penulis Berita

Rabu, 15 April 2026 - 12:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Nalarsatu.com – Polemik terhadap video ceramah Jusuf Kalla. Hal tersebut terbukti, terdapat beberapa gerakan yang mencoba melaporkan tokoh Nasional tersebut ke Polda Metro Jaya.

Pelaporan tersebut, di lakukan usai beredarnya video ceramah Jusuf Kalla di Masjid Kampus UGM yang telah di potong. Menanggapi hal tersebut, PB PII buka suara.

Ketua Umum PB PII, Kevin Peayoga menegaskan bahwa pernyataan yang menuduh Jusuf Kalla melakukan penistaan agama adalah tuduhan yang tidak berdasar dan sangat tendensius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jusuf Kalla, bukanlah sosok figur sembarangan. Ia ditempa dalam tradisi intelektual dan keislaman yang kuat, pernah berproses dalam organisasi seperti PII dan HMI, serta dikenal luas sebagai tokoh bangsa yang matang dalam memahami relasi antara keislaman dan keindonesiaan,” tegas Kevin, Rabu (14/4/2026).

Kevin menyayangkan, karena ada oknum yang tidak bertanggungjawab dengan memotong ceramah Jusuf Kalla dan mencoba membuat kegaduhan dengan menyebarkan video yang telah di potong tersebut.

“Kami menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja menyebarkan potongan video tanpa konteks, sehingga memicu kesalahpahaman dan kegaduhan di ruang publik,” ungkap Ketua Umum PB PII.

Menurutnya, Praktik seperti ini tidak hanya mencederai integritas informasi, tetapi juga berpotensi merusak kohesi sosial di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, PB PII mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.

“Kami mengajak agar masyarakat dapat memverifikasi informasi, pahami konteks secara utuh, dan jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu benar. Menjaga ruang publik yang sehat adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru