Kedatangan Bupati di Maffa Diwarnai Aksi Protes, ARPN Tuntut Transparansi dan Ketegasan Pemerintah

- Penulis Berita

Kamis, 23 April 2026 - 06:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Nalarsatu.com –Gelombang protes menyelimuti kunjungan kerja Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, di Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, Rabu (22/04/2026).

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Peduli Negeri (ARPN) bersama Pemuda Pemudi Faisinglo menggelar aksi massa menuntut pencopotan Kepala Desa Maffa, Harun Hamid.

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan mendalam masyarakat atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2023-2025. Massa menilai kepemimpinan Harun Hamid jauh dari prinsip transparansi dan keadilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk perlawanan, warga memboikot kantor desa dan menghiasi dinding bangunan dengan mural bernada protes, seperti “Copot Kepala Desa Maffa” dan “Demokrasi Dikorupsi”.

Tidak hanya soal dana desa, massa juga menyoroti program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang baru saja diresmikan Bupati. Warga menilai program tersebut diterima secara sepihak oleh kepala desa tanpa adanya sosialisasi atau musyawarah dengan masyarakat.

“Kami juga menuntut perbaikan jalan di dalam kampung yang rusak parah. Maffa ini kecamatan tertua di Gane Timur, tapi kami merasa dianaktirikan dalam hal pembangunan,” ujar salah satu orator aksi.

Aksi ini merupakan buntut dari laporan dugaan penyelewengan yang telah diserahkan ARPN kepada Bupati Bassam Kasuba pada tahun 2025, namun hingga kini belum membuahkan kejelasan hukum.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Bassam Kasuba yang hadir di lokasi meminta waktu satu minggu untuk memproses laporan warga.

Ia juga menginstruksikan Camat Gane Timur segera memfasilitasi pertemuan antara pihak Pemerintah Desa dan masyarakat guna mencari solusi.

Namun, janji tersebut dijawab tegas oleh koordinator lapangan aksi, Taufik Hidayat. Ia menegaskan masyarakat tidak akan segan mengambil langkah yang lebih ekstrem jika tuntutan mereka diabaikan.

“Jika dalam waktu satu minggu tidak ada tindak lanjut yang berarti dari Pak Bupati, maka masyarakat akan memboikot seluruh aktivitas pemerintahan di Desa Maffa secara total,” tegas Taufik.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Maffa, Harun Hamid, belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan dan tuntutan warga tersebut. (Tim/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa UNUTARA Gelar Aksi, Soroti Tata Kelola Kampus dan Desak Transparansi
Diduga Abaikan Regulasi, PJ Desa Baru Dikeluhkan Terkait Pemecatan Perangkat
PT. Paleko Yubarson Bantu Renovasi Plafon Masjid An Nur Desa Buton
Aktivis Perempuan Soroti Kinerja Tim Sengketa Lahan Soligi, Dinilai Tak Serius dan Cenderung Berat Sebelah
Kamis–Jumat Penentuan, Warga Soligi Tunggu Bupati Bassam, Kades Kawasi, dan Pihak Harita di Lokasi Sengketa
IACN dan PA-Malut Kecam PT Trimegah Bangun Persada Caplok Lahan Warga
Pertemuan Sengketa Lahan Soligi: Warga Desak Penyelesaian di Lokasi dan Ajukan Batas Waktu kepada Pemerintah Daerah
Lahan Warga Digusur Picu Konflik Sosial, Anggota DPRD Halsel; PT.Harita Group Segera Tunaikan Hak Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:57 WIT

Mahasiswa UNUTARA Gelar Aksi, Soroti Tata Kelola Kampus dan Desak Transparansi

Kamis, 23 April 2026 - 06:11 WIT

Diduga Abaikan Regulasi, PJ Desa Baru Dikeluhkan Terkait Pemecatan Perangkat

Kamis, 23 April 2026 - 06:01 WIT

Kedatangan Bupati di Maffa Diwarnai Aksi Protes, ARPN Tuntut Transparansi dan Ketegasan Pemerintah

Kamis, 23 April 2026 - 05:28 WIT

PT. Paleko Yubarson Bantu Renovasi Plafon Masjid An Nur Desa Buton

Kamis, 23 April 2026 - 02:45 WIT

Aktivis Perempuan Soroti Kinerja Tim Sengketa Lahan Soligi, Dinilai Tak Serius dan Cenderung Berat Sebelah

Rabu, 22 April 2026 - 15:24 WIT

IACN dan PA-Malut Kecam PT Trimegah Bangun Persada Caplok Lahan Warga

Minggu, 19 April 2026 - 08:20 WIT

Pertemuan Sengketa Lahan Soligi: Warga Desak Penyelesaian di Lokasi dan Ajukan Batas Waktu kepada Pemerintah Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 07:53 WIT

Lahan Warga Digusur Picu Konflik Sosial, Anggota DPRD Halsel; PT.Harita Group Segera Tunaikan Hak Warga

Berita Terbaru