Massa Desak DPRD Halsel Evaluasi Hasil Tim Sengketa Lahan Pemda yang Dinilai Tidak Netral

- Penulis Berita

Senin, 11 Mei 2026 - 10:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com — Gelombang protes masyarakat kembali mengguncang Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan. Massa aksi dari Koalisi Peduli Masyarakat Lingkar Tambang mendatangi gedung wakil rakyat untuk mendesak DPRD segera mengevaluasi hasil kerja Tim Penyelesaian Sengketa Lahan bentukan Pemerintah Daerah yang dinilai tidak netral dan cenderung merugikan masyarakat kecil.

Dalam aksi tersebut, massa menilai hasil tim sengketa tidak mencerminkan rasa keadilan karena dianggap mengabaikan fakta-fakta yang disampaikan masyarakat, khususnya terkait polemik lahan dan dugaan pengrusakan ratusan pohon cengkeh milik Alimusu La Damili di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan.

Dengan membawa spanduk dan poster tuntutan, massa secara bergantian menyampaikan orasi keras di depan gedung DPRD Halsel. Mereka meminta lembaga legislatif tidak tinggal diam terhadap persoalan yang terus memicu keresahan di tengah masyarakat lingkar tambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami datang meminta DPRD tidak tutup mata. Hasil tim sengketa dari pemda ini dinilai tidak netral dan tidak berpihak pada rasa keadilan masyarakat. Kalau lembaga negara tidak mampu berdiri adil, lalu rakyat kecil harus mengadu ke siapa lagi?” tegas salah satu orator aksi.

Massa juga menyoroti lambannya penyelesaian konflik lahan yang hingga kini belum memberikan kepastian hukum maupun kepastian hak bagi masyarakat petani di wilayah tersebut.

Menurut mereka, keberadaan Tim Penyelesaian Sengketa seharusnya menjadi jalan keluar untuk menghadirkan solusi yang objektif dan berkeadilan, bukan justru melahirkan kecurigaan publik karena dinilai berat sebelah.

Koalisi Peduli Masyarakat Lingkar Tambang mendesak DPRD Halmahera Selatan segera memanggil Tim Penyelesaian Sengketa Lahan untuk membuka secara transparan hasil kerja dan dasar pengambilan kesimpulan yang telah dibuat.

“Kami meminta DPRD menghadirkan tim sengketa agar masyarakat tahu bagaimana proses dan hasilnya. Jangan sampai ada kesan keputusan dibuat tanpa mempertimbangkan fakta-fakta di lapangan,” ujar massa aksi.

Selain mendesak evaluasi terhadap hasil tim sengketa, massa juga meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum serius menangani dugaan pengrusakan tanaman produktif milik masyarakat yang hingga kini masih bergulir di Polres Halmahera Selatan.

Massa menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada keputusan yang dianggap adil dan berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil.

“Kalau tidak ada kejelasan, kami akan kembali turun dengan massa yang lebih besar. Rakyat tidak boleh kalah hanya karena berhadapan dengan kekuasaan dan kepentingan,” teriak massa sebelum membubarkan diri.

Aksi demonstrasi berlangsung dalam pengawalan aparat kepolisian dan menjadi perhatian masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan jalannya penyampaian aspirasi di depan Kantor DPRD Halmahera Selatan. (Red/ir)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Koalisi Lingkar Tambang Warning Polres Halsel: Usut Tuntas Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Alimusu
Harmain Rusli Tegas ke Bupati: Jangan Takut “Raja”, Qarun yang Kaya Raya Saja Dimusnahkan Allah
10 Atlet Karate Kota Ternate Lolos Seleksi POPDA XII Maluku Utara 2026
Deklarasi FAPII Sumsel dan HARBA PII ke-79 Berlangsung Khidmat di Palembang
Ahli Waris Gugat Lahan Kantor Camat Obi, Klaim Belum Dibayar Sejak 2008
PT Feni Haltim Dinilai Tak Serius Tangani Lingkungan, Pemuda Pancasila dan Sejumlah Elemen Ancam Boikot
Cetak Prestasi, SMA Negeri 2 Kota Ternate Loloskan 3 Atlet ke POPDA XII Maluku Utara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:43 WIT

IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

Koalisi Lingkar Tambang Warning Polres Halsel: Usut Tuntas Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Alimusu

Senin, 11 Mei 2026 - 10:26 WIT

Massa Desak DPRD Halsel Evaluasi Hasil Tim Sengketa Lahan Pemda yang Dinilai Tidak Netral

Senin, 11 Mei 2026 - 10:20 WIT

Harmain Rusli Tegas ke Bupati: Jangan Takut “Raja”, Qarun yang Kaya Raya Saja Dimusnahkan Allah

Senin, 11 Mei 2026 - 06:52 WIT

10 Atlet Karate Kota Ternate Lolos Seleksi POPDA XII Maluku Utara 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:38 WIT

Ahli Waris Gugat Lahan Kantor Camat Obi, Klaim Belum Dibayar Sejak 2008

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:50 WIT

PT Feni Haltim Dinilai Tak Serius Tangani Lingkungan, Pemuda Pancasila dan Sejumlah Elemen Ancam Boikot

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:21 WIT

Cetak Prestasi, SMA Negeri 2 Kota Ternate Loloskan 3 Atlet ke POPDA XII Maluku Utara

Berita Terbaru