Kapolres Halmahera Selatan Tegaskan Penyelesaian Kasus Sodomi di Obi

- Penulis Berita

Senin, 30 Juni 2025 - 06:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bacan, Nalarsatu.com – Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus sodomi yang menimpa tiga siswa di Obi. Kasus ini melibatkan seorang guru SMA Negeri di Laiwui berinisial KM, yang sudah dilaporkan sejak 11 November 2024. Proses penyidikan saat ini tengah berjalan.

“Kami telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi ahli psikologi. Kasus ini memang membutuhkan kehati-hatian dalam proses pemeriksaan,” ujar AKBP Hendra pada Media Nalarsatu.com

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan gelar perkara, dan kasus ini menjadi perhatian serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mohon dukungan dari media dan masyarakat untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas,” tambahnya.

Sementara itu, Narjin Kamhois, orang tua korban, dalam wawancara terpisah, meminta agar Kapolres memberikan kepastian hukum.

“Kami sudah menunggu cukup lama keadilan untuk ketiga keponakan saya yang menjadi korban. Kasus ini sangat merugikan keluarga kami. Kami berharap agar penegak hukum segera bertindak tegas, agar pelaku mendapat efek jera dan sebagai bentuk kesadaran untuk memberantas kejahatan serupa,” ujar Narjin Sabtu (28/6).

Kapolres menambahkan kasus ini perhatian publik di Halmahera Selatan karena menyangkut institusi pendidikan serta perlindungan terhadap anak. Polisi mengimbau semua pihak bersabar sembari proses hukum berjalan,”tambahnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru