Kades Toin: Saya Diancam Berulang Kali, Jangan Jadikan Saya ATM Ini Uang Rakyat, Kalau Uang Pribadi Saya Pasti Penuhi

- Penulis Berita

Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Nalarsatu.com – Kepala Desa Toin, Fahmi Taher, mengaku resah dan tertekan akibat dugaan pemerasan yang dilakukan seorang oknum LSM, Rizal Sangaji. Permintaan uang tersebut, kata Fahmi, disertai ancaman akan menggelar aksi demonstrasi jika tidak dipenuhi.

Dalam wawancara bersama Nalarsatu.com, Fahmi membeberkan kronologinya. “Awalnya dia minta Rp6 juta. Karena saya tidak menanggapi, permintaannya turun menjadi Rp3 juta lewat pesan WhatsApp. Saya sempat bilang sanggup, tapi dibayar bertahap,” tuturnya, Senin (10/8).

Namun, menurut Fahmi, kesepakatan itu justru menjadi pintu ancaman. “Dalam prosesnya saya hanya bisa kasih Rp1,5 juta. Tapi dia langsung bilang, kalau tidak tambah setengahnya, saya akan didemo. Dan benar saja, setelah itu saya didemo,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fahmi menegaskan, tekanan tersebut membuatnya berada dalam posisi sulit. “Bagaimana bisa mengaku menegakkan kebenaran kalau saya diperas? Dalam keadaan terdesak, saya sampai pakai dana desa untuk kasih ke dia. Jangan jadikan saya ATM, ini uang rakyat. Kalau uang pribadi saya, pasti saya penuhi,” tegasnya.

Ia juga mengungkap adanya pesan WhatsApp yang mencatut nama Kepala BPMD. “Pesannya berbunyi: ‘Assalamu’alaikum pak Kades, itu Pak Zaki bilang sudah cair, jadi kasih selesaikan sudah’. Pesan ini seperti mengawasi setiap aktivitas saya,” katanya.

Fahmi mengaku kecewa karena menurutnya seorang pimpinan LSM seharusnya memahami kondisi keuangan desa. “Anggaran desa setahun saja tidak cukup untuk membangun semua kebutuhan. Kalau mau kritik, silakan, tapi yang konstruktif. Jangan untuk keuntungan pribadi,” tandasnya.

Fahmi berharap masyarakat dan aktivis dapat menjadi mitra pembangunan desa. “Kalau mau buat perubahan, berikan ide dan gagasan yang bisa saya pakai membangun Toin. Tapi kalau hanya memandang saya sebagai sumber uang, itu sama saja mencelakakan saya,” ujarnya.

Terpisah, Ketua LSM, Rizal Sangaji, saat dihubungi Nalarsatu.com melalui panggilan WhatsApp, membenarkan adanya komunikasi dengan Kades Fahmi. Namun, ia enggan memberikan penjelasan rinci. “Coba tanya saja ke Kepala Desa, apa maksudnya. Tanya saja ke dia,” ucapnya singkat.

Rizal menegaskan tidak pernah melakukan pemerasan. “Berapa uang negara yang saya ambil atau saya peras?” katanya.

Kasus ini menambah daftar dugaan penyalahgunaan peran LSM di Halmahera Selatan, yang disinyalir memanfaatkan kekuatan lembaga untuk menekan para kepala desa. Tidak menutup kemungkinan masih ada kepala desa lain yang menjadi korban berikutnya. Tindakan tersebut dinilai menyalahi fungsi advokasi publik dan digunakan demi kepentingan pribadi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi
Aksi di DPRD Halsel, Sardi Hongi Desak 30 Legislator Bertindak: Jangan Tutup Mata terhadap Gambaru
Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Berita ini 304 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:19 WIT

Aksi di DPRD Halsel, Sardi Hongi Desak 30 Legislator Bertindak: Jangan Tutup Mata terhadap Gambaru

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Berita Terbaru