Sebulan Pasca Kebakaran, Keluarga Korban di Obi Belum Tersentuh Bantuan Pemda Halsel

- Penulis Berita

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN, Nalarsatu.com – Satu bulan lebih pasca peristiwa kebakaran yang melahap habis rumah milik Waatmi Ladasmin di Desa Baru, Kecamatan Obi, duka yang dirasakan keluarga korban seolah tak berujung. Hingga kini, keluarga yang menjadi korban belum juga menerima bantuan dari Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang memiliki kewenangan langsung dalam penanganan musibah.

Padahal, kebakaran yang terjadi pada 25 Juli 2025 lalu bukan hanya menghanguskan satu unit rumah kayu, melainkan juga seluruh isi rumah, termasuk peralatan sekolah milik tiga anak penghuni rumah. Ketiga anak tersebut kini harus melanjutkan pendidikan dalam kondisi penuh keterbatasan.

Sampai berita ini diturunkan, satu-satunya perhatian nyata datang dari Pemerintah Desa Baru. Kepala Desa Baru, Munir Hi. Halek, menyalurkan bantuan awal berupa uang tunai untuk membantu mengganti peralatan sekolah anak-anak. Bantuan itu, menurut Munir, hanya sebatas langkah tanggap cepat dari pihak desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan yang kami dari desa berikan sifatnya darurat. Kami sisihkan dari kas desa dan hasil swadaya masyarakat. Minimal untuk membeli seragam, buku, dan tas sekolah anak-anak. Tapi jujur saja, ini belum cukup untuk memulihkan kerugian yang dialami keluarga korban,” ujar Munir Sabtu (23/8).

Warga Desa Baru menilai pemerintah daerah terkesan acuh terhadap penderitaan warganya yang dilanda musibah. Mereka bahkan membandingkan cepatnya pemerintah menyalurkan bantuan untuk bencana di wilayah lain, sementara korban di Desa Baru seolah diabaikan.

“Rumah itu terbakar habis, tinggal puing saja. Anak-anak kehilangan semua peralatan sekolahnya. Kalau bukan desa yang bergerak, mungkin mereka sudah berhenti sekolah. Tapi yang kami sesalkan, sampai sekarang belum ada bantuan dari pemda,” keluh salah satu tokoh masyarakat.

Sementara itu, sang ibu korban, Watisna Wally, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. “Saya capek sudah tunggu-tunggu. Katanya nanti ada bantuan, tapi sampai sekarang tidak ada. Saya hanya minta pemerintah peduli, karena anak-anak saya masih sekolah, mereka butuh dukungan,” ucapnya

Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp100 juta, meliputi rumah beserta seluruh isi di dalamnya. Hingga kini keluarga korban masih tinggal menumpang di rumah kerabat terdekat tanpa kepastian kapan bisa kembali memiliki rumah sendiri.

Sejumlah tokoh masyarakat Obi menilai ketiadaan respon cepat dari BPBD Halsel adalah bentuk kelalaian pemerintah daerah dalam menjalankan tugasnya.

“Bencana kebakaran di Desa Baru ini jelas masuk kategori bencana rumah tangga yang mestinya ditangani BPBD. Tapi sudah hampir sebulan tidak ada aksi nyata. Ini memperlihatkan lemahnya sistem tanggap darurat di Halsel. Pemerintah jangan hanya peduli saat bencana terjadi di pusat kota, sementara di wilayah kepulauan dibiarkan sendiri,” tegas salah satu tokoh.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Satpol PP Halsel Razia Tempat Hiburan Malam, Lima LC Diamankan dan Dibina
PT Wijaya Kencana dan PT Poleko Yubarson Salurkan Pupuk Organik, Dukung Ketahanan Pangan Petani Obi
BARAH dan ASLAD Semprot Harita Group: Janji Pelabuhan Speed Boat Tak Kunjung Terwujud, Massa Siap Turun Besar-Besaran
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:43 WIT

HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:58 WIT

Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:12 WIT

Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 01:36 WIT

Satpol PP Halsel Razia Tempat Hiburan Malam, Lima LC Diamankan dan Dibina

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:53 WIT

PT Wijaya Kencana dan PT Poleko Yubarson Salurkan Pupuk Organik, Dukung Ketahanan Pangan Petani Obi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIT

BARAH dan ASLAD Semprot Harita Group: Janji Pelabuhan Speed Boat Tak Kunjung Terwujud, Massa Siap Turun Besar-Besaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:26 WIT

Kepala ULP PLN Saketa Angkat Bicara Soal Beban Listrik dan Masa Depan Infrastruktur Energi

Berita Terbaru