Status Kontroversial Anggota DPRD Halsel Viral, Masdar Mansur: “Itu Sudah Saya Hapus Dua Minggu Lalu”

- Penulis Berita

Rabu, 3 September 2025 - 11:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok : Warganet

Dok : Warganet

HALSEL, Nalarsatu.com – Sebuah unggahan di media sosial Facebook milik anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Masdar Mansur, mendadak menuai sorotan publik. Dalam statusnya, Masdar menulis pernyataan yang menyebut: “yang mau DPR dibubarkan itu orang goblok (K-nya 10).”

Unggahan itu langsung memicu reaksi keras, karena dinilai menyinggung kelompok masyarakat yang belakangan ini gencar menyuarakan kritik terhadap lembaga DPR maupun DPRD.

Sejumlah pihak menilai status tersebut tidak mencerminkan etika seorang wakil rakyat. Posisi sebagai anggota DPRD seharusnya menjadi penampung dan pengayom aspirasi, termasuk suara kritis masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh Pemuda Halsel, Sofyan Hidayat, bahkan menyamakan kasus ini dengan polemik yang pernah menimpa politisi nasional Syahroni.

“Ini sangat disayangkan, karena status seperti itu bisa memicu kegaduhan. DPRD harusnya hadir sebagai representasi rakyat, bukan malah merendahkan suara rakyat. Dulu Syahroni pernah bilang rakyat tolol, tidak lama dia didemo, bahkan rumahnya dijarah dan hancur. Sekarang Masdar Mansur lagi-lagi menyebut rakyat goblok, apa maksudnya? Tolong jaga ucapan, situasi nasional sampai daerah sedang tidak baik-baik saja,” tegas Sofyan.

Menanggapi kontroversi ini, Masdar Mansur angkat bicara. Saat dikonfirmasi Nalarsatu.com, ia menegaskan status tersebut sebenarnya sudah ia hapus jauh sebelum ramai dibicarakan.

“Itu status dua minggu lalu, dan saya sudah hapus. Saya juga heran kenapa baru sekarang ramai. Kalau ada yang merasa tersinggung, saya sampaikan permohonan maaf,” ujarnya singkat.

Meski begitu, klarifikasi Masdar belum meredam banyak kritik. Publik tetap menunggu sikap resmi dari Pimpinan DPD PDIP Maluku Utara dan pimpinan DPRD Halsel, agar polemik ini tidak semakin merusak citra lembaga legislatif di mata rakyat. (red/Azwar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
DePA-RI dan UNUSIA Tandatangani Nota Kesepahaman Pendidikan Khusus Profesi Advokat
Berita ini 1,715 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru