PII Malut Tegas: Kritik Safri Nyong Soal Pelantikan Kades Bukan Urusan Teologi, Sefnat Jangan Baper

- Penulis Berita

Selasa, 30 September 2025 - 05:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Polemik pelantikan empat kepala desa yang cacat hukum kembali menyulut perdebatan publik. Ketua Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Maluku Utara, Hidayat H. Tawary, angkat suara menyoroti sikap Sekretaris GAMKI Halmahera Selatan, Sefnat Tagaku, yang dinilai terlalu baper dengan kritik praktisi hukum Safri Nyong.

Menurut Hidayat, Sefnat seharusnya jernih membaca dan memahami apa yang sebenarnya disampaikan Safri Nyong dalam pemberitaan media online Faktahalmahera.com.

“Safri Nyong tidak sedang berbicara soal teologi, apalagi menyinggung iman seseorang. Kalau dalam media itu ada kalimat ‘Nabi Isa bukan Tuhan Yesus’, itu jelas konteksnya tulisan redaksi Faktahalmahera, bukan substansi kritik Safri. Pertanyaan saya, Sefnat ini sebenarnya bisa baca baik-baik atau tidak?” tegas Hidayat, Sabtu (27/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidayat menilai sikap Sefnat yang mudah tersinggung justru melenceng dari isu utama yang tengah menjadi sorotan publik: kebijakan Bupati Halsel melantik empat kepala desa yang sudah dianulir Putusan PTUN Ambon.

“Apa yang dikritisi Safri Nyong itu benar adanya. Ia mengkritisi pelantikan empat kepala desa yang viral satu Indonesia karena jelas-jelas cacat hukum. Fungsi aktivis itu mengkritisi kebijakan yang tidak pro rakyat, bukan memelintir isu ke hal-hal sensitif yang tidak relevan,” tandasnya.

Ia pun mengingatkan, kondisi pemerintahan Halmahera Selatan saat ini sedang carut-marut. Karena itu, para aktivis seharusnya tampil kritis dan objektif, bukan sibuk mencari-cari alasan untuk membungkam kritik publik.

“Kalau Sefnat masih mau berdiri sebagai aktivis, maka belajarlah membaca realita dengan jernih. Jangan sampai rakyat sedang susah, pemerintahan kacau, tapi dia justru sibuk tersinggung pada hal yang tidak penting. Dan yang paling penting, jangan pernah paksakan orang bergeser ke keyakinan Anda. Indonesia ini berdiri atas perbedaan dan kebebasan beragama yang dijamin konstitusi,” pungkas Hidayat.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru