Komisi III DPRD Halsel Desak BPBD Segera Tangani Banjir Madapolo

- Penulis Berita

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Kamis (23/10) malam menyebabkan banjir merendam puluhan rumah warga di Desa Madapolo. Air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa itu mulai memasuki rumah warga sejak kamis sore hingga malam hari.

Banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya aliran sungai Madapolo akibat curah hujan tinggi yang berlangsung sejak sore hari. Sejumlah kawasan pemukiman yang berada di bantaran sungai menjadi titik terdampak paling parah.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Halmahera Selatan, Muhammad Saleh Nijar, meminta agar BPBD Halsel segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi banjir serta melakukan langkah penanganan cepat bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BPBD harus segera turun untuk memastikan kondisi banjir di Desa Madapolo. Jangan tunggu ada korban baru bergerak,” tegas Saleh, Jumat (24/10).

Ia juga mendesak pemerintah daerah agar segera melakukan penanganan tanggap darurat, termasuk menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir.

“Langkah tanggap darurat harus segera dilakukan. Warga butuh bantuan makanan, air bersih, dan tempat tinggal sementara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saleh menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk mencegah banjir berulang di wilayah tersebut.

“Pemerintah harus memikirkan solusi permanen dengan membangun talud, bronjong, atau geobag di sepanjang bantaran sungai yang sering meluap setiap kali hujan deras,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Halmahera Selatan, Aswin Adam, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Nalarsatu.com, membenarkan adanya laporan banjir di wilayah Desa Madapolo. Ia meminta agar pihak desa segera membuat laporan resmi sebagai dasar tindakan BPBD.

“Tolong sampaikan ke kepala desa, segera buat laporan,” tulis Aswin singkat dalam pesan WhatsApp, Jumat (24/10).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru