Keluarga Almarhum Minta PT. Timega Bangun Persada Jelaskan Kronologi Kecelakaan Kerja di Kawasi

- Penulis Berita

Selasa, 4 November 2025 - 05:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok:Nalarsatu

Dok:Nalarsatu

LABUHA, Nalarsatu.com – Suasana duka dan haru menyelimuti kediaman keluarga almarhum Riswan Hi. Zakaria, karyawan PT. Timega Bangun Persada, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di area industri Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Selasa (4/11/2025) dini hari.

Jenazah almarhum Riswan tiba di Pelabuhan Kupal, Bacan Selatan, Selasa sore, setelah menempuh perjalanan laut dari Kawasi. Keluarga bersama sejumlah kerabat dan rekan sesama pekerja menyambut kedatangan jenazah dengan tangis haru sebelum dibawa ke rumah duka di Labuha.

Pantauan Nalarsatu.com di rumah duka, keluarga korban masih menanti kejelasan resmi dari pihak perusahaan mengenai kronologi kecelakaan yang menimpa almarhum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakak korban, Ridwan Hi. Zakaria, mengaku belum menerima penjelasan resmi dari pihak perusahaan.

“Setahu saya, almarhum kerja bagian ceker. Informasi yang kami tahu, kejadiannya sekitar jam 1 malam, padahal itu sudah jam istirahat. Kami belum tahu pasti kenapa dia bisa celaka saat jam istirahat,” ujar Ridwan kepada Nalarsatu.com di rumah duka, Selasa malam.

Ridwan menegaskan, keluarga berharap pihak perusahaan bersikap terbuka dan menjelaskan secara detail penyebab kecelakaan kerja yang menewaskan adiknya.

“Sebelum jenazah diserahkan, pihak perusahaan harus menjelaskan kronologis kejadian secara jelas. Kami ingin tahu kenapa adik kami bisa celaka dalam jam istirahat,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Trimega Bangun Persada belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan tersebut.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Selatan dikabarkan telah menerima laporan awal dan tengah menelusuri dugaan pelanggaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 1,207 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru