Imam Masjid Hendak Ditembak! Tokoh Muda Obi Dr.Arwan M.Said, Harita Lukai Hati Warga Obi

- Penulis Berita

Senin, 24 November 2025 - 13:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasi,Nalarsatu.com – Peristiwa memilukan yaag dialami warga Obi ketika membela hak-hak mereka yang di gerogoti PT.Harita Group beberapa waktu lalu mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Kali ini kecaman keras muncul dari tokoh muda Obi Dr.Arwan M.Said, murka atas sikap arogansi Harita yang ditunjukan saat terjadi aksi protes warga atas lahan mereka yang dirusak akibat dari aktivitas pertambangan di Kawasi Pulau Obi.

Menurutnya, Pihak Harita sejatinya menggunakan cara-cara yang humanis dan mengedepankan dialog dalam proses penyelesaian masalah lahan warga yang dirusak itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingatkan manajemen/owner PT.Harita Group bahwa yang kalian intimidasi itu adalah tokoh agama di Obi, salah satu Imam Masjid di Desa Madapolo Barat. Kalian korporasi mestinya gunakan cara-cara yang santun dan jangan tunjukan arogansi terhadap warga lokal”.tutur Arwan.

Tolong jangan memancing kemarahan rakyat Obi. Bertindklah secara elegan sehingga warga lokal juga merasa puas dan koroporasi nyaman dalam berinvestasi di Pulau Obi.

“Saya ingatkan Harita, agar kita sama-sama menjaga situasi sosial di Pulau Obi, gunakan model komunikasi yang elegan apalagi terhadap warga lokal disana, stabilitas keamanan jangan dikacaukan oleh ulah oknum yang arogan”.Ujarnya Minggu (23/11).

Kedepan tidak boleh ada lagi hal seperti itu, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika kita lakukan dengan cara yang lebih komunikatif.

“Cukup suda, kedepan tidak boleh terjadi lagi, jangan membuat gaduh di tanah Obi. Harita wajib evaluasi oknum seccurity yang brutal itu dan model pengamanan didesain lebih humanis dan terukur”.Ungkap,Arwan.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan DPRD wajib turun tangan atas sejumlah masalah lahan warga Obi yang dicaplok dan dirusak akibat aktivitas pertambangan PT.Harita Gorup di Pulau Obi.

“Saya minta Bupati Hasan Ali Basam Kasuba dan DPRD, segera turun pastikan kondisi dilapangan. Banyak masalah disana, pemerintah harus hadir menyelesaikan masalah antara warga Obi dengan korporasi nickel, jangan menunggu sudah ada korban baru pemerintah turun tangan”. Tutup Doktor. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru