Warga Soligi Datangi CSR Harita, Rapat Tanpa Kesimpulan, LA Diusir dari Kantor Desa

- Penulis Berita

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga datangi Kantor CSR Harita Group (Foto/Istimewa)

Warga datangi Kantor CSR Harita Group (Foto/Istimewa)

HALSEL, Nalarsatu.com – Sejumlah warga Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, mendatangi kantor CSR PT Harita Group guna menuntut kejelasan dan penyelesaian ganti rugi lahan yang digunakan untuk pembangunan bandara.

Di kantor CSR, warga sempat melakukan rapat bersama pihak CSR yang diwakili Nafis serta Pemerintah Desa Soligi Kades Madaisi Siriali, Kepala Desa Kawasi turut diundang, namun tidak menghadiri pertemuan tersebut. Meski dialog berlangsung cukup lama, rapat itu tidak menghasilkan kesimpulan ataupun keputusan konkret atas tuntutan warga.

Pemilik Lahan, Pemerintah Desa Soligi Rapat dengan Pihak Harita

Karena tidak ada titik temu, warga kembali ke Desa Soligi. Pihak PT Harita Group kemudian mengambil langkah untuk menggelar pertemuan lanjutan di Kantor Desa Soligi. Namun suasana pertemuan memanas.Warga mengaku kecewa karena merasa persoalan yang mereka sampaikan tidak ditanggapi secara serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegangan memuncak hingga warga meminta pihak Land Acquisition (LA), termasuk Mail dan tim LA lainnya, meninggalkan kantor desa.

Alwani, salah satu warga terdampak, menyampaikan tudingan serius terhadap proses awal pembebasan lahan. Ia menyebut lahan yang pertama kali dijual kepada PT Harita Group oleh Kepala Desa Kawasi diduga merupakan lahan milik Alimusu. Dari proses itu, menurutnya, terjadi perluasan penguasaan lahan yang merembet ke kebun miliknya tanpa persetujuan yang jelas.

“Awalnya lahan yang dijual kepala desa ke Harita itu lahannya Pak Alimusu. Tapi dalam prosesnya, lahan kami juga ikut diserobot. Kebun saya kurang lebih satu hektare masuk begitu saja. Tidak pernah ada pembicaraan resmi dengan saya sebagai pemilik,” tegas Alwani Senin (16/2).

Pihak LA Harita di Usir Oleh Warga Soligi dari Kantor Desa

Ia menilai pihak perusahaan seharusnya melakukan verifikasi menyeluruh terhadap status kepemilikan sebelum melakukan transaksi atau penguasaan lahan. Menurutnya, kelalaian tersebut telah merugikan warga.

“Harita jangan hanya percaya satu pihak. Perusahaan besar harusnya cek langsung siapa pemilik sahnya. Jangan sampai karena ada jual beli sepihak, lahan warga lain ikut diambil. Ini yang membuat kami marah dan merasa dibohongi,” ujarnya dengan nada kecewa.

Warga menegaskan mereka tidak menolak pembangunan, namun meminta penyelesaian yang adil, transparan, dan mengedepankan hak-hak pemilik lahan yang sah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Harita Group maupun Kepala Desa Kawasi terkait tudingan warga tersebut. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi
Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com
Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?
Puluhan Tahun Belum Nikmati PLN, Warga Sawat Curhat ke Muksin Amrin Saat Reses
Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara
Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi
Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Berita ini 359 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:22 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:48 WIT

Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:19 WIT

Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:32 WIT

Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:33 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:20 WIT

Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta

Senin, 11 Mei 2026 - 10:43 WIT

IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

Koalisi Lingkar Tambang Warning Polres Halsel: Usut Tuntas Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Alimusu

Berita Terbaru