Kades Wosi Diduga Gelapkan Gaji BPD dan Dana Desa, Sejumlah Proyek Fisik Mangkrak

- Penulis Berita

Rabu, 14 Mei 2025 - 11:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Nalarsatu.com– Kepala Desa Wosi, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Hayat Yusup, diduga tidak menyalurkan gaji dan tunjangan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selama dua bulan pada akhir 2024. Selain itu, sejumlah program pembangunan yang tercantum dalam APBDes 2024 dilaporkan mangkrak tanpa kejelasan realisasi.

Salah satu anggota BPD yang enggan disebut namanya menyebutkan bahwa sejak November hingga Desember 2024, para anggota tidak menerima gaji senilai total Rp10,5 juta. Tak hanya itu, tunjangan tahunan BPD sebesar Rp68,4 juta juga belum disalurkan.

“Sudah kami tanyakan ke pemerintah desa, tapi tidak ada jawaban pasti. Kami seperti diabaikan,” ujarnya kepada Nalarsatu.com Selasa (13/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Tak Jelas, Dana Hilang Jejak
Berdasarkan dokumen yang diperoleh warga, beberapa kegiatan fisik dan sosial yang dianggarkan dalam APBDes 2024 juga diduga tidak terealisasi. Program tersebut mencakup:

Bantuan siswa berprestasi senilai Rp10 juta, tidak dilaksanakan.

Kegiatan pencegahan stunting dan makanan tambahan sebesar Rp10 juta, tidak terlaksana.

Pengadaan empat unit lampu jalan senilai Rp80 juta, tidak terpasang.

Program kepemudaan dengan alokasi Rp10 juta, tak diketahui ke mana digunakan.

Ketua BPD Desa Wosi mengonfirmasi bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan pertanggungjawaban resmi dari pemerintah desa. Ia menambahkan, BPD sedang menyusun langkah formal untuk meminta klarifikasi kepada kepala desa, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Kasus ini memicu reaksi dari masyarakat sipil di Gane Timur. Sejumlah aktivis dan tokoh pemuda mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, melalui Inspektorat Daerah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), segera mengaudit penggunaan anggaran di Desa Wosi.

“Kalau benar dana itu diselewengkan, Pemkab harus bertindak tegas. Ini soal kepercayaan publik. Jangan tunggu gaduh dulu baru bergerak,” kata Safrudin M. Saleh, tokoh pemuda Selasa (13/5).

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Wosi Hayat Yusup belum memberikan tanggapan atas dugaan penyelewengan tersebut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru