AMPP-TOGAMMOLOKA Malut Soroti Ancaman Lingkungan Tambang PT. TUB di Halut

- Penulis Berita

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halut, Nalarsatu.comHalmahera Utara merupakan salah satu daerah di Maluku Utara yang memiliki sumber daya alam melimpah, termasuk cadangan nikel yang besar. Pertumbuhan ekonomi dan terciptanya lapangan pekerjaan baru dapat terwujud apabila investasi berada di wilayah tersebut.

Selain nikel, emas (Au) sebagai logam mulia dan termasuk bahan galian golongan A yang strategis juga ditemukan di bawah tanah Hibualamo, Halmahera Utara.

Ketua Umum AMPP-TOGAMMOLOKA Maluku Utara, Muhamad Iram Galela, menyampaikan bahwa saat ini masyarakat dihadapkan pada aktivitas pertambangan emas oleh PT. Tri Usaha Baru (TUB) di wilayah  Galela Barat dan Loloda, Halmahera Barat yang diduga dilakukan tanpa melibatkan masyarakat desa Roko dan sekitarnya di wilayah Galela Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua perhatian difokuskan pada masyarakat Loloda, Halmahera Barat, padahal Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) berada di dua wilayah teritorial, yaitu Halmahera Utara dan Halmahera Barat,” ungkap Iram.

Iram menambahkan, jika kondisi ini tidak dikawal oleh masyarakat desa Roko dan sekitarnya, maka PT. TUB akan mengabaikan pentingnya melibatkan masyarakat Halmahera Utara. Padahal, dari sisi dampak lingkungan yang krusial, wilayah Halmahera Utara merupakan yang paling terdampak karena letak penambangan berada di hulu Sungai Tiabo, sungai terpanjang dan terbesar di wilayah tersebut.

Sungai Tiabo berpotensi menjadi sasaran limbah dari aktivitas industri PT. TUB yang dapat merusak ekosistem hutan, air sungai, dan berdampak signifikan terhadap desa-desa di sepanjang Galela Barat hingga ke lepas pantai Teluk Galela.

Iram menyarankan agar dalam kesepakatan antara pemerintah provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Utara, dan Halmahera Barat, evaluasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari hulu ke hilir desa-desa di sepanjang Sungai Tiabo.

“PT. TUB harus bersikap adil dan menjadikan masyarakat Halmahera Utara, khususnya di wilayah Galela Barat, sebagai prioritas karena lahan warga di sana lebih terdampak secara lingkungan jika dikaji secara mendalam,” tegas Muhamad Iram Galela. (Saf/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru