HMI Cabang Bacan Desak Bupati Basam Kasuba Copot Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Selatan

- Penulis Berita

Senin, 23 Juni 2025 - 08:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Nalarsatu.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan pada 22 Juni 2025 memicu banjir besar yang merendam sejumlah desa seperti Labuha, Amasing Kota, Amasing Kota Utara, Amasing Kota Barat, dan Amasing Kali. Banjir ini tidak hanya merusak puluhan rumah warga, khususnya di Desa Labuha, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait pengelolaan lingkungan hidup di daerah tersebut.

Menanggapi bencana ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan melalui Bidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup mengeluarkan pernyataan tegas. Mereka menilai bencana banjir yang melanda Kecamatan Bacan merupakan akibat kelalaian serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan instansi terkait dalam mengawasi dan menjaga kelestarian hutan mangrove di Desa Labuha.

Menurut Ketua Bidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup HMI Cabang Bacan, Afrisal Kasim, pengabaian terhadap pengawasan hutan mangrove membuka ruang bagi aktivitas ilegal, seperti penambangan liar, yang merusak fungsi ekologis kawasan tersebut sebagai daerah resapan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait seolah membiarkan perusakan hutan mangrove tanpa tindakan tegas. Hilangnya ruang resapan air secara signifikan memperparah risiko banjir di Kecamatan Bacan,” ujar Afrisal dalam pernyataan resminya, Minggu (22/6).

Afrisal mendesak Bupati Halmahera Selatan, Basam Kasuba, untuk segera mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup karena dinilai tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara serius dan profesional. Ia menegaskan, DLH memiliki peran vital dalam pengawasan, pengendalian pencemaran, penataan ruang, rehabilitasi, serta edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pelestarian hutan mangrove.

“Kegagalan pengelolaan hutan mangrove bukan hanya melanggar fungsi ekologis, tapi juga mengancam keselamatan warga. Jika Bupati tidak menanggapi desakan ini, HMI Cabang Bacan akan melakukan demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kantor Bupati,” tegas Afrisal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru