Kalapas Halsel Mukadam Warang: Dari Papua hingga Maluku Utara, Dedikasi Panjang di Dunia Pemasyarakatan

- Penulis Berita

Kamis, 14 Agustus 2025 - 02:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Halmahera Selatan, Mukadam Warang, dikenal sebagai sosok yang meniti karier dari bawah di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dengan pengalaman lintas daerah.

Mukadam lahir di Wailapia, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru, pada 8 Mei 1980. Kariernya di bidang pemasyarakatan dimulai pada 2007 di Papua sebagai Kepala Seksi Pembinaan. Pada 2014, ia bertugas di Surabaya sebagai Kepala Sub Seksi Pengelolaan Hasil Kerja Narapidana, kemudian kembali ke Papua pada 2016 sebagai Kepala Seksi Pembinaan Narapidana.

Sejak akhir 2022, Mukadam dipercaya menjabat Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan dan Rehabilitasi di Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku Utara hingga awal 2025, sebelum akhirnya ditugaskan memimpin Lapas Kelas IIB Halmahera Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam komentarnya kepada media, Mukadam menegaskan bahwa jabatan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas dan inovasi.

“Saya berharap Lapas Halsel menjadi rumah pembinaan yang humanis, tertib, dan berdaya guna, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Saya juga membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan produktif,” ujar Mukadam Senin (10/8)

Mukadam menambahkan, pembinaan kemandirian dan program rehabilitasi akan menjadi fokus utama selama kepemimpinannya, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di Kementerian Hukum dan HAM.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya membangun Lapas Halsel tidak hanya sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan.

“Kami ingin menghadirkan perubahan nyata. Lapas ini harus menjadi wadah yang menyiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan keahlian, mentalitas, dan semangat hidup baru. Pintu kami terbuka untuk program kemitraan, pelatihan kerja, dan kegiatan sosial yang bermanfaat,” tutur Mukadam.

Untuk target 6–12 bulan ke depan, Mukadam memprioritaskan tiga langkah strategis. Pertama, memperkuat sistem keamanan dan ketertiban internal guna mencegah pelanggaran serta gangguan kamtib. Kedua, memperluas program pelatihan kerja berbasis potensi daerah seperti perikanan, pertanian, dan kerajinan tangan. Ketiga, meningkatkan fasilitas pembinaan rohani dan konseling bagi warga binaan.

“Enam hingga dua belas bulan ke depan, kami ingin ada perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh warga binaan maupun masyarakat. Lapas Halsel harus menjadi tempat yang aman, produktif, dan benar-benar mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan sikap yang lebih baik,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru