Ketua PII Malut Dinilai Gagal Paham, Sefnat : Jangan Menggiring Seolah Ada Isu Sara

- Penulis Berita

Minggu, 28 September 2025 - 06:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC GAMKI Halsel, Sefnat Tagaku (Foto/ST)

Sekretaris DPC GAMKI Halsel, Sefnat Tagaku (Foto/ST)

Labuha,Nalarsatu.com – Pernyataan Ketua Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Maluku Utara, Hidayat H. Tawary, yang menyebut Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggiring pernyataan Safri Nyong S.H ke isu sara dan terkesan memecah belah persatuan adalah gagal paham.

Hal itu disampaikan lansung oleh Sefnat Tagaku. Menurut Sekretaris DPC GAMKI Halsel itu, bahwa analogi Safri Nyong dalam melihat pelantikan kembali empat Kepala Desa (Kades) yang dilakukan oleh Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dengan peristiwa Isa Al-Masih yang membangkitkan orang mati adalah salah.

“Komentar Safri itu bermuatan kecaman terhadap Bupati Halsel yang melantik empat Kades, bagaimana mungkin dianalogikan dengan peristiwa Isa Al-Masih yang membangkitkan orang mati? Peristiwa orang mati dibangkitkan kan penuh kesucian dan sakral, mengapa dianalogikan dengan situasi yang carut marut?”, kata Sefnat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Soal penyebutan Isa yang menjadi dalil Safri Nyong dan beberapa pihak termaksud Ketua Wilayah PII Malut untuk dipakai menyerang ke saya, adalah terkesan menutup pernyataan kontroversi dari Safri”, tambah Sekretaris DPC GAMKI Halsel itu.

“Karena yang disampaikan Safri itu ke publik dengan melegitimasi sesuatu yang sakral pada polemik carut marutnya empat Kades, maka hal itu justru yang dapat memecah belah persatuan. Mestinya Safri tahu menempatkan redaksinya”, jelas Sefnat dengan Tegas.

“Jadi, jangan seolah komentar saya lalu digiring sebagai penyebar isu Sara. Itu murni kajian GAMKI secara kelembagaan dalam menilai pernyataan Safri Nyong. Sekali lagi, bahwa tidak ada unsur meresahkan publik, karena GAMKI justru menyorot ke individu Safri Nyong”, ucap Sefnat.

Putera kelahiran Gane Timur itu pun meminta kepada Kapolda Maluku Utara, agar sekiranya memanggil saudara Safri Nyong untuk memeriksa atas pernyataannya yang kontroversi, sehingga tidak menambah polemik yang berkepanjangan. (red/Azu)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa
Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:41 WIT

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIT

Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Berita Terbaru